Tiongkok Sepakat Beli US$ 200 Miliar Produk AS
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Tiongkok Sepakat Beli US$ 200 Miliar Produk AS

Kamis, 16 Januari 2020 | 09:13 WIB
Oleh : AB

Jakarta, Beritasatu.com - Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok menandatangani kesepakatan awal perdagangan, Rabu (15/1/2020). Kedua negara sepakat menurunkan beberapa tarif dan meningkatkan pembelian Tiongkok atas produk-produk AS, serta meredakan perselisihan yang telah terjadi selama 18 bulan.

Dalam kesepakatan itu, Tiongkok berjanji membeli setidaknya US$ 200 miliar produk pertanian AS serta barang dan jasa lainnya selama dua tahun.

Kesepakatan perjanjian "Fase 1" itu bagi kedua negara dianggap sebagai langkah maju setelah berbulan-bulan melakukan pembicaraan. Meski investor menyambut lega, tetap ada skeptisisme bahwa hubungan perdagangan AS-Tiongkok sekarang sudah membaik.

Presiden AS Donald Trump memuji perjanjian itu sebagai kemenangan bagi ekonomi AS dan kebijakan perdagangan pemerintahannya. "Bersama-sama, kami memperbaiki kesalahan masa lalu dan memberikan masa depan keadilan ekonomi dan keamanan bagi pekerja, petani, dan keluarga Amerika," katanya.

Wakil Perdana Menteri China Liu He membaca surat dari Presiden Xi Jinping yang memuji kesepakatan itu sebagai tanda kedua negara dapat menyelesaikan perbedaan dengan dialog.

Liu mengatakan perusahaan Tiongkok akan membeli US$ 40 miliar produk pertanian AS setiap tahun selama dua tahun ke depan berdasarkan kondisi pasar.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Resmi Mundur dari Kerajaan Inggris, Meghan Markle Kembali Jadi Filantropi

Meghan Markle mulai sibuk dengan aktivitas sosial usai resmi mengundurkan diri dari anggota kerajaan Inggris.

DUNIA | 15 Januari 2020

AS Sebut Penembakan oleh Letnan AU Saudi di Florida Aksi Terorisme

Sebanyak 21 personel militer Saudi yang menjalani pelatihan akan dipulangkan dari Amerika Serikat menyusul penyelidikan insiden tersebut.

DUNIA | 14 Januari 2020

Presiden Ajak Investor Bangun Ibu Kota Negara Baru

Presiden mengajak investor di seluruh dunia untuk berinvestasi dan membangun di Ibu Kota Negara (IKN) baru Republik Indonesia.

DUNIA | 13 Januari 2020

Aktivitas Vulkanik Gunung Taal Lumpuhkan Manila

Erupsi Gunung Taal bisa terjadi kapan saja.

DUNIA | 13 Januari 2020

Putra Mahkota UEA Tiru Cara Indonesia Sambut Tamu Kenegaraan

Putra Mahkota UEA Tiru Cara Indonesia Sambut Tamu Kenegaraan

DUNIA | 13 Januari 2020

Indonesia dan UEA Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi dan Pendidikan Keislaman

Perjanjian kerja sama tersebut terdiri atas 5 perjanjian antar pemerintah di bidang keagamaan, pendidikan, pertanian, kesehatan, dan penanggulangan terorisme.

DUNIA | 13 Januari 2020

PM Kanada: Iran Harus Bertanggung Jawab Penembakan Pesawat Ukraina

Kanada tak akan pernah berhenti hingga mendapatkan pertanggungjawaban.

DUNIA | 12 Januari 2020

Presiden Akan Undang Kaisar Jepang ke Indonesia

Juru Bicara Presiden RI, M Fadjroel Rachman, mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo berencana mengundang Kaisar Jepang, Naruhito atau Reiwa, ke Indonesia.

DUNIA | 12 Januari 2020

Presiden Jokowi Jadi Pembicara Utama Abu Dhabi Sustainable Week

Presiden Joko Widodo akan menjadi pembicara utama dalam perhelatan Abu Dhabi Sustainable Week di Uni Emirat Arab.

DUNIA | 12 Januari 2020

Bahas Investasi, Presiden Bertolak ke Abu Dhabi

Presiden bertolak menuju Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), untuk melakukan pembicaraan mengenai kerja sama ekonomi dan investasi.

DUNIA | 12 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS