ICC Kecam Sanksi AS
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

ICC Kecam Sanksi AS

Sabtu, 13 Juni 2020 | 07:12 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Den Haag, Beritasatu.com-Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) telah mengutuk sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap para pejabat yang menyelidiki potensi kejahatan perang AS. Pada Kamis (11/6), ICC menyatakan "ancaman dan tindakan paksa" Washington tidak dapat dibiarkan menghalangi aturan hukum.

“Serangan-serangan ini merupakan eskalasi dan upaya yang tidak dapat diterima untuk mengganggu aturan hukum dan proses pengadilan,” kata ICC yang mengecam balik setelah AS menjatuhkan sanksi pada sejumlah pejabat pengadilan yang menyelidiki tuduhan kejahatan perang.

Sanksi AS yang baru datang setelah ICC meluncurkan penyelidikan kejahatan perang terhadap personel militer Amerika. ICC menemukan alasan untuk meyakini bahwa tindakan tersebut telah dilakukan di luar negeri dalam laporan awal.

Washington telah berulang kali mengecam penyelidikan, bahkan menolak visa perjalanan penyelidik ICC, Fatou Bensouda. AS juga bersumpah melancarkan pembalasan lebih lanjut jika ICC melanjutkan pekerjaannya.

Pada Kamis (11/6), kantor pers Gedung Putih menyatakan Presiden Donald Trump juga telah mengizinkan "perluasan pembatasan visa" terhadap pejabat ICC dan anggota keluarga mereka.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Panglima Militer Amerika Menyesal Temani Trump ke Alun-alun

Foto jenderal di alun-alun Lafayette memicu debat nasional tentang peran militer di dalam masyarakat sipil.

DUNIA | 13 Juni 2020

Kasus Covid-19 di Rusia Tembus Setengah Juta Orang

Total kasus positif virus corona (Covid-19) di Rusia pada Kamis (11/6/2020), menembus angka setengah juta orang.

DUNIA | 12 Juni 2020

Kasus Covid-19 di India Lampaui Spanyol dan Inggris

India mencatat total kasus infeksi virus corona (Covid-19) sebanyak 297.535 orang pada Kamis (11/6/2020), melampaui total kasus Covid-19 di Spanyol dan Inggris.

DUNIA | 12 Juni 2020

Bakal Vaksin Covid-19 Tiongkok Tunjukkan Kemajuan

Bakal vaksin untuk Covid-19 yang sedang dikembangkan oleh peneliti Tiongkok telah menunjukkan kemajuan karena adanya harapan saat diuji coba kepada binatang.

DUNIA | 12 Juni 2020

Bersiap Kampanye, Trump Rekrut Tim Sukses 2016

Kandidat petahana Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, merekrut kembali beberapa tokoh yang menjadi tim suksesnya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2016

DUNIA | 12 Juni 2020

Tiongkok dan Rusia Sebar Informasi Sesat Covid-19

Tiongkok dan Rusia sengaja menyebarkan konten informasi yang salah dan sesat soal Covid-19 saat pandemi berlangsung.

DUNIA | 12 Juni 2020

Trump Tolak Usul Demonstran Antirasis

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak usulan demonstran antirasis.

DUNIA | 12 Juni 2020

Tiga Hari Buka Lockdown, Kasus Covid-19 di India Bertambah 31.000 Orang

Dalam tiga hari pascadicabutnya lockdown, kasus baru Covid-19 di India bertambah hingga 31.000 orang.

DUNIA | 11 Juni 2020

Spanyol Wajibkan Pemakaian Masker Sampai Vaksin Covid-19 Ditemukan

Otoritas Spanyol mewajibkan pemakaian masker sampai ditemukannya vaksin Covid-19 dengan ancaman denda maksimal 100 euro bagi warga yang melanggar.

DUNIA | 11 Juni 2020

Survei Terbaru, Elektabilitas Trump Turun 13,2%

Survei terbaru menunjukan peringkat persetujuan terhadap petahana presiden Donald Trump untuk Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) 2020 turun 13,2%.

DUNIA | 11 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS