Presiden Trump Saran, Tembaki Saja Kaki Migran

Presiden Trump Saran, Tembaki  Saja Kaki Migran
Presiden AS Donald Trump. ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Jeanny Aipassa / WIR Jumat, 4 Oktober 2019 | 20:10 WIB

New York, Beritasatu.com- Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyarankan untuk menembak kaki migran agar tidak memaksa masuk ke AS melalui perbatasan Meksiko.

Tak hanya itu, Trump pun berencana membangun tembok perbatasan dengan kawat berduri dan dialiri listrik tegangan tinggi, serta membuat parit di sepanjang tembok perbatasan, yang didalamnya diletakan ular atau buaya.

Saran tersebut, merupakan metode ekstrem dari Trump untuk mencegah migran menyeberang di perbatasan Selatan secara ilegal. Hal itu, terungkap dalam buku yang ditulis dua wartawan New York Times (NYT), yang dipublikasikan, Kamis (3/10).

Buku berjudul "Border Wars: Inside Trump's Assault on Immigration" ditulis dua wartawan NYT, Michael Shear dan Julie Davis, didasarkan pada wawancara dengan lebih dari selusin pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya.

Wawancara tersebut dilakukan pada Maret 2019, ketika Trump dilaporkan mencoba untuk menghentikan gelombang imigran di perbatasan selatan AS.

Menurut kutipan pada buku tersebut, Trump menyarankan kepada para staf untuk menyampaikan kepada tentara di perbatasan agar menembak kaki migran yang memaksa masuk ke wilayah AS.

Para pejabat Gedung Putih kemudian mengatakan kepada Trump bahwa hal itu merupakan tindakan ilegal.

Trump kemudian menyarankan langkah-langkah ekstrem lainnya, seperti membangun tembok yang dililit kawat berduri dan dialiri listrik tegangan tinggi, atau membuat parit yang di dalamnya diletakan ular dan buaya.

"Secara pribadi, presiden sering berbicara tentang membentengi tembok perbatasan dengan parit berisi air, penuh dengan ular atau buaya. Dia juga ingin tembok itu dialiri listrik, dengan kawat berduri di bagian atasnya yang dapat menembus daging manusia," bunyi kutipan buku tersebut.



Sumber: Suara Pembaruan