Trump Juga Umumkan Tarif Baru untuk Tiongkok

Trump Juga Umumkan Tarif Baru untuk Tiongkok
Foto dokumentasi pada 29 Juni 2019 memperlihatkan Presiden Tiongkok Xi Jinping (kanan) dan Presiden AS Donald Trump menghadiri pertemuan bilateral di sela-sela KTT G20 di Osaka, Jepang. ( Foto: AFP / Brendan Smialowski )
Jeanny Aipassa / WIR Sabtu, 24 Agustus 2019 | 12:04 WIB

Washington, Beritasatu.com- Tak hanya memerintahkan perusahaan Amerika Serikat (AS) meninggalkan Tiongkok, 
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump juga mengumumkan tarif tambahan atas barang-barang impor negeri tirai bambu tersebut.

Hal itu merupakan aksi balasan setelah Tiongkok mengumumkan akan menaikan tarif impor tambahan terhadap produk AS sejilai US$ 75 miliar atau sekitar Rp 1.071 triliun.

Trump mengatakan pihaknya akan meningkatkan tarif impor baru untuk produk Tiongkok dari 25% menjadi 30% senilai US$ 250 miliar atau sekitar Rp 3.571 triliun, mulai 1 Oktober 2019. Selain itu, tarif baru untuk produk impor dari Tiongkok senilai US$ 300 miliar yang akan diberlakukan mulai 1 September, akan dinaikkan dari 10% menjadi 15%.

Pengumuman itu datang beberapa jam setelah Trump membuat cuitan tentang desakan agar perusahaan-perusahaan AS meninggalkan Tiongkok, meskipun tidak menyebutkan alasannya.

Pengumuman Trump mengenai kenaikan taruf baru dan perintah agar perusahaan AS meninggalkan Tiongkok membuat resah pelaku pasar di Bursa Saham New York (New York Stock Exchange/NYSE). Indeks Saham Dow Jones terkoreksi lebih dari 620 poin pada saat penutupan bursa.

Diperkirakan babak baru perang dagang AS-Tiongkok tersebut akan berimbas menekan bursa saham Asia-Pasifik, pada pembukaan perdagangan Senin (26/8).

Trump memerintahkan perusahaan asal negara itu untuk segera meninggalkan Tiongkok. Pernyataan tersebut menimbulkan kepanikan di Bursa Saham New York pada penutupan perdagangan Jumat (23/8).



Sumber: Suara Pembaruan