Penembakan di Walmart Texas, 20 Tewas

Penembakan di Walmart Texas, 20 Tewas
Aparat keamanan berjaga di gerai Walmart dekat Cielo Vista Mall di El Paso, Texas,Amerika Serikat (AS), Sabtu (3/8/2019). ( Foto: AFP/Getty Images / Joel Angel Juarez )
Unggul Wirawan / WIR Minggu, 4 Agustus 2019 | 09:37 WIB

Texas, Beritasatu.com- Sedikitnya 20 orang tewas dan 26 orang lainnya cedera dalam penembakan massal di kota El Paso Texas, Amerika Serikat, Sabtu (3/8).

Gubernur Greg Abbott menggambarkannya sebagai "salah satu hari paling mematikan dalam sejarah Texas".

Pembantaian itu terjadi di satu toko Walmart di dekat Cielo Vista Mall, beberapa mil dari perbatasan AS-Meksiko.

Seorang pria berusia 21 tahun ditahan. Polisi mengatakan, tersangka adalah penduduk kota Allen di Dallas, sekitar 1.046 km di timur El Paso. Dia disebut media AS bernama Patrick Crusius.

Gambar CCTV memperlihatkan pria bersenjata dan disiarkan oleh media AS. Rekaman itu menunjukkan seorang pria dengan T-shirt gelap mengenakan pelindung telinga dan mengacungkan senapan gaya serbu.

Menurut kantor berita Reuters, para korban belum disebutkan namanya. Namun, Presiden Meksiko Manuel Lopez Obrador mengatakan tiga orang Meksiko telah terbunuh.

Serangan itu terjadi kurang dari seminggu setelah seorang pria bersenjata remaja menewaskan tiga orang di satu festival makanan California. Penembakan Texas telah dijuluki sebagai yang paling mematikan kedelapan dalam sejarah AS modern.



Sumber: Suara Pembaruan