INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Penahanan Maria Pauline Diperpanjang 40 Hari

Jumat, 24 Juli 2020 | 13:58 WIB
Oleh : Farouk Armaz / AMA

Jakarta, Beritasatu.com - Penahanan tersangka pembobol Bank BNI, Maria Pauline Lumowa (MPL), diperpanjang selama 40 hari lagi untuk kepentingan penyidikan.

Kabag Penum Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Jakarta, Jumat (24/7/2020) mengatakan, surat penahanan sudah dikirim kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dengan Nomor B3559.VIIRes 22/2020/Dit Tipideksus pada Rabu (23/7/2020).

“Sesuai dengan surat Kabareskrim yang ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk mengajukan permohonan perpanjangan penahanan MPL selama 40 hari ke depan terhitung mulai 29 Juli hingga 7 September 2020," kata Ahmad.

Jumat (24/7/2020) ini, penyidik juga sedang melakukan pemeriksaan kembali terhadap Maria yang berkewarganegaraan Belanda. “Tersamgka MPL dalam keadaan sehat dan saat ini sedang berlangsung pemeriksaan terhadap tersangka MPL," tambah Ahmad.

Kasus Maria berawal saat pemilik PT Gramarindo Group itu mendapat pinjaman BNI cabang Kebayoran Baru pada periode Oktober 2002 hingga Juli 2003.

Bank pelat merah ini mengucurkan pinjaman senilai 136 juta dolar AS dan 56 juta Euro—atau setara Rp 1,7 triliun dengan kurs saat ini—kepada mereka. Aksi PT Gramarindo Group bisa mulus karena dibantu orang dalam bank.

Pada 2003 BNI pusat mengendus sesuatu yang tidak beres dalam transaksi keuangan PT Gramarindo Group. Mereka menggunakan L/C fiktif untuk mendapatkan kredit.

Kasus L/C fiktif inilah yang kemudian dilaporkan ke Mabes Polri. Rekan Maria bernama Adrian Woworuntu,
oknum polisi, dan oknum internal BNI pun ditangkap dan telah divonis, sedangkan Maria kabur tak lama saat kasus ini disidik.

Maria licin bagai belut termasuk mengganti kewarganegaraan menjadi warga negara Belanda, sebelum kini akhirnya ia pun terpleset dan tertangkap di Serbia. Kini Maria disidik kembali oleh Bareskrim.

Wanita asal Manado itu dijerat Pasal 2 Ayat 1 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor dengan ancaman pidana seumur hidup dan Pasal 3 Ayat 1 Undang-undang Nomor 25 Tahun 2003 tentang Pencucian Uang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Pandemi, 7.201 Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Didorong Lebih Aktif

PHK dapat menimbulkan masalah sosial baru.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Pemilihan Wali Kota Medan, Bobby: Saya Tak Ingin Melawan Kotak Kosong

Bobby Nasution dipastikan bertarung dengan calon petahana Akhyar Nasution.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Industri Berkembang, Kudus Pertahankan Lahan Pertanian

Beberapa waktu terakhir ribuan hektare lahan pertanian di Kabupaten Kudus belakangan telah dibangun banyak bangunan permanen.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Pertamina Pastikan Penyaluran LPG di Jawa Tengah Lancar

Pertamina di wilayah MOR IV khususnya Jawa Tengah memiliki 107 Stasiun Pengisian Pusat Bulk Elpiji.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Pilkada Medan, Bobby Nasution Berani Keluar dari Zona Nyaman

Meski berusia tergolong masih hijau, Bobby Nasution dinilai bukan sosok pemuda yang mengandalkan hidup di balik kemewahan orang tuanya.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Cegah Perkawinan Anak, Pemkab Wonosobo Dirikan PKSAI

Kehadiran PKSAI di Wonosobo, kata Agus, tak lepas dari prakarsa Kementerian Sosial RI bersama UNICEF serta Yayasan Setara Semarang.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Mensos Dorong Puslitbangkesos untuk Terus Lakukan Riset

Menurut Mensos Juliari Batubara, riset dibutuhkan untuk mengukur kekosistenan kementerian.

NASIONAL | 24 Juli 2020

MAKI Adukan Oknum Jaksa Terkait Kasus Djoko Tjandra ke Komjak

MAKI akan melaporkan sejumlah oknum jaksa yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus Djoko Tjandra ke Komisi Kejaksaan (Komjak).

NASIONAL | 24 Juli 2020

Wamenhan Buka Diksarmen Mahasiswa S1 Unhan

Program ini juga selaras dengan Peta Jalan Unhan menjadi World Class Defense University pada 2024.

NASIONAL | 24 Juli 2020

KPK Tindakanjuti Temuan BPK soal Dana APBN Masuk ke Rekening Pribadi

KPK bakal menindaklanjuti BPK terkait adanya lima kementerian yang menggunakan rekening pribadi untuk mengelola dana APBN.

NASIONAL | 24 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS