Dinkes Kota Tangerang Minta Penyembelihan Kurban Tanpa Penonton

Dinkes Kota Tangerang Minta Penyembelihan Kurban Tanpa Penonton
Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang melakukan pengawasan pada peternakan dan tempat pemotongan hewan di Kota Tangerang, Senin (22/6/2020). (Foto: Chairul Fikri)
Chairul Fikri / JAS Sabtu, 11 Juli 2020 | 18:31 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Dinas Kesehatan dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang mengimbau pengurus masjid dan musala yang menerima pemotongan hewan kurban saat perayaan Iduladha akhir Juli ini tetap memperhatikan protokol kesehatan lantaran kini masih dalam masa pandemi Covid-19. Hal itu diungkapkan Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Kota Tangerang, Bevy usai melaksanakan rapat daring bersama perwakilan DKM diwilayah Kota Tangerang, kemarin.

"Saya dalam rapat itu meminta kepada teman-teman pengurus masjid dan musholla untuk tetap memperhatikan protokoler kesehatan saat nanti penyembelihan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha. Salah satunya kami menghimbau agar saat pemotongan hewan kurban hanya dilakukan pengurus masjid dan petugas panitia penyembelihan Qurban, jadi tanpa penonton," ungkap Devy.

Devy juga meminta agar pengurus masjid dan musholla juga tetap memperhatikan protokoler kesehatan kepada siapapun yang masuk areal masjid dan musholla saat pemotongan hewan kurban.

"Kita juga minta siapapun yang masuk lingkungan tempat pemotongan hewan untuk tetap memperhatikan protokoler kesehatan dengan dichek suhu badannya, lalu mengenakan masker dan menjaga jarak saat proses pemotongan hewan kurbannya," tandasnya.

Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang menyatakan akan terus melakukan pemantauan terkait aktivitas jual beli hewan kurban yang dilakukan oleh para pedagang hewan kurban yang banyak bermunculan jelang perayaan Iduladha.

"Kami terus melakukan pemantauan dengan cara memonitor para pedagang dan lapak penjualan hewan kurban. Kita terus berupaya menjaga kualitas hewan kurban yang dijual untuk disembelih. Jangan sampai lapak yang didirikan mengotori lingkungan dan malah menimbulkan penyakit apalagi saat ini ada pandemi Covid-19. Kita juga menganjurkan kepada pedagangnya untuk mengenakan masker dan meminta pembelinya juga menggunakan masker serta mematuhi protokoler kesehatan," tandas Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Abduh Surahman.



Sumber: BeritaSatu.com