Kasus Positif Covid-19 di Depok Capai 800 Orang

Kasus Positif Covid-19 di Depok Capai 800 Orang
Wali Kota Depok Mohammad Idris. (Foto: Antara)
Bhakti Hariani / YUD Minggu, 5 Juli 2020 | 17:34 WIB

Depok, Beritasatu.com - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Depok menyentuh angka 800 kasus hingga Sabtu (4/7/2020). Angka ini bertambah 10 kasus dari hari sebelumnya.

"Ada penambahan 10 kasus terkonfirmasi positif hari ini, sehingga totalnya menjadi 800 kasus," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Mohammad Idris di Depok, Jawa Barat, Minggu (5/7/2020).

Penambahan tersebut berasal dari tindak lanjut program rapid test Kota Depok melalui swab test dan PCR di Laboratorium RS UI sebanyak 6 kasus dan 4 kasus merupakan hasil pemeriksaan dari Laboratorium Kesehatan Kota Depok (Labkesda).

Namun demikian Idris mengatakan, bersamaan dengan itu, jumlah pasien positif yang sembuh pun mengalami penambahan sebanyak 8 orang, sehingga totalnya saat ini menjadi 564 orang atau 70,50 % dari seluruh kasus konfirmasi positif yang ada di Kota Depok.

Idris berharap persentase kesembuhan ini terus meningkat, dan angka kesakitan bisa terus ditekan.

"Ingat selalu disiplin kita dalam melaksanakan protokol kesehatan adalah kunci menekan laju peningkatan kasus. Penggunaan masker adalah kebutuhan masing-masing pribadi dalam mencegah penularan, selalu menjaga jarak fisik, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer," tutur Idris yang juga Wali Kota Depok ini.

Sementara itu untuk jumlah pasien positif yang meninggal masih sama yakni sebanyak 34 orang tidak ada penambahan. Sedangkan untuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah 1 orang, menjadi 1592 orang. Dengan rincian, 1345 orang dinyatakan selesai pengawasan dan 247 orang masih dalam pengawasan.

Berikutnya, lanjut Idris, untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Depok, saat ini tercatat sebanyak 4160 orang, 3544 orang dinyatakan selesai pemantauan dan 616 orang masih dalam pemantauan.

"Sedangkan untuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG), saat ini berjumlah 2512 orang, 1940 orang dinyatakan selesai pemantauan dan 572 masih dalam pemantauan," kata Idris.

Untuk penyembuhan yang intensif dan menyeluruh, Gugus Tugas telah menginstruksikan kepada para camat di wilayah agar pasien yang terkonfirmasi positif dirawat di rumah sakit.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Pancoran Mas mencatat sebanyak 10 pasien konfirmasi positif Covid-19 di wilayahnya yang masih melakukan isolasi mandiri di rumah. Untuk itu, berbagai upaya terus dilakukan agar sejumlah pasien tersebut bersedia menjalani isolasi di rumah sakit.

Pemkot Depok sendiri telah mengalokasikan tiga rumah sakit sebagai tempat isolasi mandiri yakni Rumah Sakit Hasanah Graha Afiah, Rumah Sakit Citra Medika, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok.

Camat Pancoran Mas Utang Wardaya mengatakan, pihaknya sedang melakukan pendekatan dengan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kesepuluh orang tersebut tersebar di beberapa kelurahan.

"Ada 10 orang positif Covid-19 yang menjalankan isolasi mandiri di rumah, dan kami sedang upayakan agar mereka mau diisolasi di rumah sakit," kata Utang.

Walaupun tidak diisolasi di rumah sakit, warganya tidak melakukan aktivitas di luar rumah. Petugas Puskesmas yang berada di masing-masing wilayah terus memantau dan mengawasi seluruh pasien beserta keluarganya.

"Mereka kami instruksikan untuk tetap patuh melaksanakan protokol kesehatan serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) selama belum pindah ke rumah sakit," ujar Utang.

Utang mengungkapkan, ada sebagian pasien positif yang berada di wilayahnya sudah menjalani isolasi di rumah sakit. Seluruh keluarga pasien positif pun terjamin logistik kebutuhan pokoknya.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk kebutuhan pokok keluarga pasien selama mereka isolasi mandiri di rumah," tutur Utang.



Sumber: BeritaSatu.com