DKI Belum Terapkan Kebijakan Ganjil Genap

DKI Belum Terapkan Kebijakan Ganjil Genap
Ilustrasi sistem ganjil genap (Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)
Hotman Siregar / AB Jumat, 12 Juni 2020 | 16:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemprov DKI Jakarta menyatakan lalu lintas di Jakarta selama masa transisi PSBB masih kondusif, sehingga kebijakan ganjil genap belum perlu diterapkan.

"Melihat kondisi saat ini, maka penerapan ganjil genap belum dilaksanakan," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota Jakarta, Jumat (12/6/2020).

Perbandingan volume kendaraan saat normal dibanding masa transisi PSBB saat ini masih sekitar 17 persen. Artinya, lalu lintas saat ini masih berada di bawah kondisi normal.

Menurutnya, kebijakan ganjil genap akan kembali diterapkan setelah ada evaluasi yang menunjukkan jalanan di Jakarta kembali sangat padat. Prinsip untuk penerapan ganjil genap tetap mengacu pada hasil evaluasi kondisi lalu lintas.

"Artinya jika kondisinya sudah sangat padat, di sisi lain angkutan umumnya masih memadai, itu masih bisa diterapkan," ujarnya.

Kebijakan ganjil genap diibaratkan rem. Rem itu akan dipakai apabila temuan kasus positif corona selama masa transisi PSBB mengalami peningkatan.



Sumber: BeritaSatu.com