Beda Pandangan 2 Cawagub Atasi Banjir Jakarta

Beda Pandangan 2 Cawagub Atasi Banjir Jakarta
Ilustrasi banjir. ( Foto: Antara / Fauzan )
Hotman Siregar / CAH Jumat, 6 Maret 2020 | 22:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Cawagub DKI Ahmad Riza Patria mengatakan, banjir yang terjadi di Ibukota adalah masalah bersama. Sehingga yang harus menyelesaikan pun harus secara bersama.

"Masyarakat juga kita edukasi supaya tidak buang sampah sembarangan ke danau, ke laut, sungai. Jadi banyak yang harus kita carikan terobosan-terobosan dari lingkungan kita," ujar Riza Patria, Jumat (6/3/2020).

Riza menekankan terobosan apakah harus normalisasi atau naturalisasi tak perlu diperdebatkan lagi. Menurutnya,
banjir karena ruang terbuka hijau (RTH) Jakarta semakin kecil yakni kurang dari 10 persen dari ideal targetnya 30 persen.

Baca Juga: Jika Terpilih Jadi Cawagub, Nurmansjah Prioritaskan Penanganan Banjir Jakarta

"Iya itulah konsekuensi sebuah kota tanpa membangun perkotaan tanpa perencanaan yang baik, maka RTH-nya berkurang," katanya.

Sementara cawagub dari PKS Nurmansjah Lubis mengatakan, Jakarta tidak mungkin enggak banjir karena air dari hulu terus mengalir. Kemudian Jakarta yang datar dan cekung dihadapannya ada rob laut lebih tinggi.

Baca JugaRiza Patria Janji Perluas RTH di Jakarta

Selain itu, kata Lubis, penurunan tanah makin lama makin menurun. Bila terjadi hujan ekstrem yang jadi masalah adalah saluran mikro drainase banyak yang tak beres.

Lubis juga menilai anggaran yang dialokasikan pemerintah DKI tahun ini tak cukup untuk mengatasi banjir. Ia berharap ke depan gubernur menambah anggaran banjir.

"Sekarang anggaran pengendalian banjir, enggak cukup. Daripada dibully, banyakin aja duitnya, selesai," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com