DKI Buka Seleksi Dirut Baru Transjakarta, Ini Harapan Ketua DPRD DKI

DKI Buka Seleksi Dirut Baru Transjakarta, Ini Harapan Ketua DPRD DKI
Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi. ( Foto: Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / CAH Jumat, 31 Januari 2020 | 21:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan membuka seleksi baru jabatan Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk menggantikan Donny Andy Saragih yang dibatalkan penunjukkannya karena terpidana kasus penipuan dan pemerasan.

Untuk itu, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi mengharapkan Pemprov DKI tidak kebobolan lagi dalam memilih Dirut PT Transjakarta. Karena itu, ia mengharapkan Pemprov DKI dapat melakukan seleksi dengan baik. Paling tidak, orang dalam atau pejabat yang sudah bekerja di PT Transjakarta yang terpilih menjadi Dirut yang baru.

“Saya tidak tahu siapa yang memberikan masukan kepada Pak Anies. Karena di dalam Pemprov DKI masih banyak pejabat yang bagus kinerjanya, tapi di downgrade. Nah untuk pemilihan Dirut Transjakarta, dia harus bisa menilai orang dalam, siapa yang jago dan bagus kinerjanya di PT Transjakarta, ya itu diambil (jadi Dirut). Jangan bikin lelang-lelang atau seleksi yang ngawur,” kata Prasetio Edi Marsudi.

Sebab jika “orang dalam” yang terpilih menjadi Dirut PT Transjakarta, lanjutnya, orang itu sudah memiliki pengalaman bekerja di BUMD yang bergerak di bidang transportasi publik. Artinya, orang itu sudah paham mau kemana arah kinerja perusahaan yang akan dipimpinnya itu.

Kasus Donny Saragih Bukti TGUPP Anies Lemah

Sementara itu, Sekretaris Badan Pembina (BP) BUMD DKI Riyadi mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan kembali menyeleksi nama-nama berintegritas yang pantas menggantikan Agung Wicaksono memimpin Transjakarta.

Agar tidak kecolongan lagi dengan kasus Donny Andy Saragih, BP BUMD DKI akan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, terutama pihak pengadilan dan Bank Indonesia untuk melakukan BI Checking.

"Karena salah satu pekerjaannya kita setiap hari memilih direksi BUMD. Kita juga lagi berpikir untuk berkoordinasi dengan BI Checking, dengan bank. Karena ada juga kadang individu-individu tertentu yang ternyata di-blacklist oleh bank karena punya pinjaman atau track record [keuangan] yang jelek. Nanti [bila Dirut punya kasus keuangan] BUMD mau pinjam ke bank tidak bisa,” kata Riyadi.

Seperti diketahui, setelah ada laporan masyarakat kepada Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya bahwa Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta Donny Andy S Saragih masih berstatus pidana, akhirnya Pemprov DKI membatalkan penunjukkan Donny.

Independensi Tim Seleksi Direksi BUMD DKI Dipertanyakan

Kepala Badan Pembina BUMD Faisal Syafruddin mengatakan pembatalan penunjukannya sebagai Dirut PT Transjakarta pada Senin (27/1/2020). Keputusan itu diambil melalui mekanisme keputusan para pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Transjakarta merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Kasus Donny tercatat dalam perkara 490/Pid.B/2018/PN Jkt.Pst dengan klasifikasi perkara pemerasan dan pengancaman. Donny bersama Porman Tambunan alias Andi Tambunan alias Andi kemudian dituntut "turut serta melakukan penipuan berlanjut" sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 378 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 64 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan alternatif ketiga.

Pada 15 Agustus 2018 lalu, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan Donny dan Andi bersalah dan memvonis satu tahun penjara serta menetapkan agar para Terdakwa tetap ditahan dalam tahanan kota. Jaksa Penuntut Umum yakni Priyo W kemudian mengajukan banding. Hasilnya, pada 12 Oktober 2018, Pengadilan Tinggi DKI menerima banding JPU dan menguatkan putusannya serta meminta keduanya tetap berada dalam tahanan.

Tak terima, Donny dan Andi kemudian mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Dalam putusan kasasi nomor 100 K/PID/2019 tertanggal 12 Februari 2019, majelis hakim menolak kasasi Donny dan Andi. Hakim bahkan menjatuhkan pidana penjara masing-masing dua tahun kepada keduanya.



Sumber: BeritaSatu.com