Pemkot Bogor Pantau Kenaikan Harga Cabai

Pemkot Bogor Pantau Kenaikan Harga Cabai
Ilustrasi cabai. ( Foto: Antara / Mohammad Ayudha )
Vento Saudale / JAS Senin, 27 Januari 2020 | 14:08 WIB

Bogor, Beritasatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melakukan pemantauan harga sejumlah komoditas di pasar tradisional. Hal itu dilakukan guna meminimalisasi kenaikan harga saat musim hujan.

“Memang, beberapa hari terakhir ada fluktuasi harga beberapa komoditas di pasar, ini memang wajar karena cuaca ekstrem akhir-akhir ini, ditambah beberapa bencana banjir di mana mana,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor, Ganjar Gunawan, Senin (27/1/2020).

Hal ini menurutnya mengakibatkan alur distribusi barang sedikit terganggu, sehingga stok sedikit berkurang mengakibatkan kenaikan harga, contohnya komoditas cabai. Namun ia memastikan stok aman karena permintaan pasar belum terlalu tinggi.

Pihaknya sementara saat ini masih intens melakukan pemantauan harga. Untuk langkah selanjutnya masih dibahas lintas instansi. Menurutnya, sampai saat ini mayoritas harga di pasaran masih stabil dan diharapkan hingga usai musim hujan harga tetap normal.

Kasubag Humas Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, M Riadul Muslim menjelaskan, hasil dari monitoring di sejumlah pasar di Kota Bogor harga cabai rawit merah sudah mencapai Rp 90.000 per kilogram, sedangkan stoknya informasi dari pedagang aman.

Sebelumnya periode 6-14 Januari 2020, cabai merah keriting Rp57.000 per kilogram naik menjadi Rp70.000 per kilogram,, cabai merah biasa Rp52.000 per kilogram naik menjadi Rp70 ribu per kilogram, dan cabai rawit merah Rp77.000 menjadi Rp90.000 per kilogram.

“Untuk kenaikan harga cabai kami masih mendalami sebabnya apa, kemungkinan besar karena biaya distribusinya mahal karena stoknya masih aman,” ujar Riadul.

Kata dia, untuk komoditas lain kenaikan tidak terlalu signifikan, naik sekitar Rp 200 hingga Rp 1.000 per kilogramnya. Beras premium Rp 12.000 per kilogram, gula pasir lokal Rp 14.000 per kilogram. Sedangkan, minyak goreng curah, kemasan sederhana dan kemasan premium Rp 14.000 per liter.

Daging sapi Rp 115.000 per kilogram, daging ayam broiler Rp 35.000 per kilogram, daging ayam kampung Rp 70.000 per kilogram, telur ayam broiler Rp 24.000 per kilogram, telur ayam kampung Rp 2.500 per butir.



Sumber: BeritaSatu.com