Menperin Kritik Anies Larang Kantong Kresek

Menperin Kritik Anies Larang Kantong Kresek
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara Kick-off Pelaksanaan Anggaran Kemenperin Tahun 2020 di Jakarta, Senin (13/1/2020). ( Foto: Ismewa )
Aichi Halik / AHL Senin, 13 Januari 2020 | 20:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan melarang penggunaan kantong belanja plastik sekali pakai atau kantong kresek.

Larangan ini akan diberlakukan di pusat perbelanjaan (mal), toko swalayan, hingga pasar-pasar mulai 1 Juli 2020.

Agus Gumiwang menilai seharusnya pemerintah daerah (Pemda) mengeluarkan kebijakan pengelolaan sampah ketimbang melarang penggunaan kantong kresek.

"Jadi pelarangan plastik itu sebetulnya kalau menurut pandangan saya yang lebih penting itu adalah bagaimana setiap Pemda itu bisa mengeluarkan suatu kebijakan pengelolaan sampah termasuk khususnya sampah plastik," kata Agus di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2020).

Agus menjelaskan kalau sampah kantong plastik memiliki potensi untuk dijadikan bahan baku industri.

"Karena sampah-sampah itu sebetulnya mempunyai potensi yang luar biasa untuk menjadi bahan baku bagi industri tertentu," imbuh Agus.

Menurut Agus, ada persepsi yang keliru dalam rangka pengelolaan sampah plastik, padahal kalau itu bisa dikelola dengan baik justru bisa memberikan manfaat bagi industri.

"Ada persepsi yang tidak utuh yang dimiliki berbagai pihak terhadap plastik. Jadi kalau pengelolaan plastik itu bisa dilaksanakan sebaik-baiknya dan kemudian plastik itu bisa kemudian dipakai sebagai bahan baku, itu tentu juga akan bisa mendorong proses pertumbuhan dari industri itu sendiri," jelas Agus.



Sumber: BeritaSatu TV