Anies Klaim Hanya 15 Persen Wilayah DKI Terkena Banjir

Anies Klaim Hanya 15 Persen Wilayah DKI Terkena Banjir
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo (kanan) berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) saat meninjau pintu air Manggarai, Jakarta, Kamis (2/1/2020). Kunjungan tersebut untuk memastikan semua petugas pintu air tetap siaga mengawasi tinggi muka air, termasuk dengan kesiapan dari perlengkapan dan peralatan di lokasi. ( Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta )
Lenny Tristia Tambun / JAS Jumat, 3 Januari 2020 | 18:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan total wilayah DKI yang terdampak banjir ada 15 persen.

Ia menyebutkan ketika terjadi hujan kemarin itu, kawasan yang terdampak banjir dengan ketinggian air lebih dari 150 cm ada 20 RW. Kemudian yang terdampak 71-150 cm ada 115 RW. Lalu yang terdampak 31-70 cm ada 130 RW. Dan yang antara 10-30 cm ada 125 RW.

“Jadi totalnya ada 15 persen dari kawasan Jakarta yang terdampak. Nah ini yang harus kita perhatikan,” kata Anies Baswedan seusai mengunjungi tempat pengungsian korban banjir di Rusunawa Rawa Buaya, Jakarta Barat, Jumat (3/1/2020).

Bagi warga Jakarta yang berada di 85 persen wilayah DKI yang tidak terkena banjir, Anies Baswedan meminta agar mereka turut membantu meringankan kesusahan yang sedang dialami warga yang terkena banjir.

“Kita yang 85 persen tidak terdampak ikut membantu meringankan. Minimal dalam percakapan, apalagi bila bisa ikut meringankan dalam perbuatan,” ujar Anies Baswedan.

Diungkapkannya, masyarakat pada saat ini sedang membutuhkan solidaritas. Karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama solid meringankan beban saudara sebangsanya. Ditegaskannya, Pemprov DKI Jakarta akan terus all out untuk memastikan penanganan yang terbaik.

Bagi masyarakat yang sudah bisa kembali ke rumahnya, Pemprov DKI Jakarta sudah menyiapkan cairan desinfektan yang bisa digunakan untuk membersihkan rumah. Sehingga meskipun tertimpa bencana masyarakat tetap sehat, bebas dari penyakit.

“Pemprov DKI Jakarta juga akan terus memantau perkiraan cuaca per wilayah dari BMKG dan segera memberikan informasi dini kepada masyarakat,” tuturnya.



Sumber: BeritaSatu.com