Jelang Pergantian Tahun, Bima Arya Rombak 18 Kepala OPD

Jelang Pergantian Tahun, Bima Arya Rombak 18 Kepala OPD
Wali Kota Bogor, Bima Arya tengah memberikan sambutan dalam kegiatan pelantikan rotasi dan mutasi pejabat di lingkup Pemkot Bogor, Senin 30 Desember 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. Pemkot Bogor )
Vento Saudale / FER Senin, 30 Desember 2019 | 19:18 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Satu hari menjelang malam pergantian tahun baru 2020, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membuat kejutan. Mereka melakukan sejumlah rotasi dan mutasi secara besar-besaran para pejabat oganisasai perangkat daerah (OPD) di tataran Pemkot Bogor.

Tidak Ada Larangan Rayakan Tahun Baru di Bogor

Pelantikan sendiri berlangsung di Plaza Balai Kota Bogor, Senin (30/12/2019). Rotasi dan mutasi dilakukan dari mulai tataran eselon 2, 3 hingga 4. Sementara, dalam pelantikan ini ada 18 Kepala OPD yang mengalami perombakan dan cukup mendapat perhatian. Mereka ada yang dirotasi promosi atau berubah nama nomenklatur.

Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengatakan, pihaknya berharap rotasi dan mutasi jabatan ini dapat berdampak positif bagi jalannya roda pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada 2020 mendatang.

Apalagi, ia bertekad untuk mengurangi hasil minor tahun lalu, misalnya ada beberapa paket yang gagal lelang. "Semoga bisa menjalankan tugas dengan baik. Ini beban berat, supaya Kota Bogor lebih baik,” kata Bima Arya.

Adapun kepala OPD yang digeser diantaranya Asisten Pemerintahan M Hanafi mengisi kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda), yang sebelumnya diisi Erna Hernawati yang eksodus ke Asisten Umum Setda Kota Bogor.

Jabatan kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang sebelumnya dijabat Eko Prabowo, diestafet ke tangan kepala Satpol PP Hery Karnadi. Eko sendiri dipercaya duduk menjadi kepala Dinas Perhubungan (Dishub).

Sedangkan kepala Dishub Rakhmawati digeser ke kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk-KB), menggantikan Lilies Sukartini yang pindah ke Staf Ahli bidang Ekonomi dan Keuangan.

Alun-alun Kota Bogor Akan Terintegrasi Masjid dan Stasiun

Anas Rasmana, yang sebelumnya menjabat kepala Dinas Koperasi dan UMKM digeser ke posisi Dinas Ketahanan Pangan. Posisinya digantikan Samson Purba, yang sebelumnya kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Mantan kepala DLH, Elia Buntang dipercaya mengisi kepala Disnaker.

Lalu, Anggraeni Iswara yang sebelumnya menjabat kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengisi kepala Dinas Sosial (Dinsos), menggantikan Azrin Syamsudin yang pindah ke Staf Ahli Kemas dan SDM. Satu posisi Staf Ahli lainnya diisi Shahlan Rasyidi, mantan kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud). Sedangkan, jabatan Asisten Pemerintahan diisi Irwan Riyanto, mantan kepala Dinas Pertanian.

Mantan kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Denny Mulyadi, digeser ke kepala BPKAD. Terakhir, posisi Denny Mulyadi digantikan M Firdaus, yang sebelumnya menjabat kepala Diskomifostandi.

Untuk OPD yang mengalami perubahan nomenklatur diantaranya Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan dijabat Dody Ahdiat, Inspektur Kota Bogor menjadi Inspektur Daerah Kota Bogor dijabat Pupung W Purnama dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pendayagunaan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) menjadi kepala Badan Kepegawaian dan Pendayagunaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dijabat M Taufik.

 



Sumber: BeritaSatu.com