Kunjungi Malam Natal, Bima Arya Berkomitmen Jaga Kebersamaan dalam Keberagaman

Kunjungi Malam Natal, Bima Arya Berkomitmen Jaga Kebersamaan dalam Keberagaman
Wali Kota Bogor Bima Arya saat mengunjungi gereja di HKBP Peledang dan Gereja Katedral Kota Bogor saat Malam Natal, Selasa, 24 Desember 2019. ( Foto: Humas Pemkot Bogor )
Vento Saudale / CAH Rabu, 25 Desember 2019 | 07:48 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Wali Kota Bogor Bima Arya bersama jajaran Muspida memantau pelaksanaan ibadah Natal 2019 di lima gereja di Kota Bogor, Selasa (24/12/2019) malam. Dalam kunjungannya, Bima Arya memastikan akan terus berkomitmen menjaga bersamaan dalam keragaman dalam keberagaman.

Titik pertama yang dikunjungi adalah salah satu gereja tertua berusia 100 tahun, yakni Gereja Zebaoth di Jalan Juanda, Bogor Tengah. Kemudian rombongan melanjutkan pemantauan ke sejumlah gereja lainnya menggunakan sepeda motor, seperti Gereja HKBP Paledang, Katedral Bogor, GKI Pengadilan dan Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Bogor.

Dalam setiap kunjungannya itu, Bima Arya menegaskan komitmen Pemkot Bogor untuk terus menjaga kebersamaan dalam keberagaman di kota hujan ini. Bima Arya juga mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Natal kepada jemaat yang hadir.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, malam ini dan selamanya ke depan, kami hadir untuk menyapa, untuk merasakan kebahagiaan, terutama untuk mengucapkan Selamat Hari Natal kepada jemaat semuanya. Damai di hati, damai di bumi, dan tentunya damai di Kota Bogor tercinta pada Natal tahun ini,” ungkap Bima Arya dihadapan ribuan Jemaat GKI Pengadilan.

Walaupun sempat turun hujan dan di beberapa titik mengalami kepadatan lalu lintas, kata Bima, tidak akan menghalangi niat Pemkot Bogor bersama jajaran Muspida untuk merasakan dan berbagi kebahagiaan bersama jemaat semua pada malam hari ini.

“Kami juga merasa sangat perlu menyampaikan terimakasih kami. Rasa terimakasih dari Muspida kepada jemaat GKI Pengadilan dan umat Kristiani di Kota Bogor karena ada peran, jasa dan ikhtiar bapak dan ibu semua dibalik semua cerita sukses tentang kebersamaan di Kota Bogor tercinta ini,” katanya.

“Tiada hari tanpa ujian bagi kebersaman kita, tiada hari tanpa persoalan yang mengadang di keseharian kita, tiada hari tanpa perbedaan, karena perbedaan itu adalah keniscayaan. Tetapi yang membuat kita hari ini masih bersama-sama ada di sini tidak lain karena kita punya komitmen yang luar biasa untuk tetap menjaga kebersamaan dalam keberagaman kita,” tambah Bima.

Ia menegaskan, malam ini dan seterusnya, siapapun Wali Kotanya, siapapun Kapolresnya dan siapapun Dandimnya, akan berjuang sekuat tenaga untuk memastikan semua warga Kota Bogor dengan latar belakang dan agama apapun berhak untuk menjalankan ibadahnya di Kota Bogor.

“Khusus untuk GKI Pengadilan, kami memahami, kami sangat menyadari dan kami pun merasakan kebutuhan dari jemaat, kebutuhan dari majelis jemaat untuk menghadrikan tempat ibadah baru yang lebih memadai untuk kedepannya. Karena itu, kami berterima kasih kepada majelis jemaat bersama-sama dengan Sinode yang selama ini terus membangun komunikasi dengan Pemkot dan Muspida untuk mencari solusi yang betul-betul memberikan manfaat bagi semua. Sebagai walikota adalah tanggung jawab saya untuk memastikan kebutuhan bapak dan ibu sekalian atas hadirnya rumah ibadah yang dibutuhkan itu menjadi terealisasi dalam waktu tidak lama,” tegasnya.

Diakhir sambutannya, Bima Arya memberikan kue Natal kepada pengurus gereja sebagai simbol cinta kasih Pemkot Bogor kepada semua jemaat yang merayakan Natal.

“Atas nama cinta, atas nama kasih, atas nama pesan damai, izinkan kami memberikan sedikit tanda cinta kasih kami kepada bapak ibu semua sebagai simbol bahwa seluruh warga Bogor berhak untuk menikmati ‘kue pembangunan’ yang ada di Kota Bogor ini. Kalau dipotong-potong tentunya tidak cukup untuk dibagikan ke ribuan jemaat, tapi terimalah ini sebagai tanda cinta kasih kami. Selamat natal, salam cinta bagi keluarga di rumah,” pungkasnya, diiringi riuh tepuk tangan jemaat.



Sumber: BeritaSatu.com