Ciputra Dikebumikan di Makam Keluarga di Jonggol

Ciputra Dikebumikan di Makam Keluarga di Jonggol
Suasana pemakaman Pendiri Ciputra Grup, Dr (HC) Ir Ciputra akan dimakamkan di Memorial Park, Citra Indah, Jonggol, Kabupaten Bogor, Kamis (5/12/2019). (Foto: dok)
Vento Saudale / YUD Kamis, 5 Desember 2019 | 10:28 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Pendiri Ciputra Grup, Dr (HC) Ir Ciputra akan dimakamkan di Memorial Park, Citra Indah, Jonggol, Kabupaten Bogor, Kamis (5/12/2019). Ciputra meninggal dunia setelah mendapat perawatan akibat sakit yang dideritanya di Singapura.

Manajemen Ciputra Grup, Budy Saputra dalam keterangannya menuturkan, sebelum dikebumikan jenazah Ciputra telah disemayamkan di Ciputra Artprenuer Ciputra World I, retail podium lantai 11 Jalan Prof Dr Satrio kav 3-5 Kuningan, Jakarta.

“Prosesi pemakaman Alm. Bapak Dr (HC) Ir Ciputra dilakukan pada Kamis, 5 Desember 2019 pukul 09.00-12.00 WIB,” ungkap Budy (5/12/2019).

Dalam prosesi pemakaman di Bogor, Pak Ci, sapaan akrab Ciputra, diperkirakan jenazah akan tiba sekitar pukul 10.00, selanjutnya jenazah akan disambut handai taulan berserta karyawan Ciputra Grup untuk ditempatkan di tenda utama.

Proses penutupan dan penurunan peti jenazah dilakukan sekitar pukul 11.00 dilanjutkan penaburan bunga oleh keluarga, kerabat dekat, juga tamu VVIP. Lalu, ditutup dengan peletakkan karangan bunga oleh keluarga inti.

Lokasi pemakaman Citra Indah merupakan makam keluarga besar Ciputra yang dengan tanah seluas 4 hektar. Di sana baru ada tujuh makam. Yakni, orang tua Ciputra, Tjie Siem Poe (ayah) dan Lie Eng Nio (ibu). Kemudian, orang tua Dian Sumeler (istri Ciputra), yakni Sia Sui Hok dan Kho Liem Nio. Empat makam tersebut berada di blok tengah Memorial Park.

Pak Ci, meninggal di Rumah Sakit Gleneagles, Singapura pada pukul 01.05 dini hari waktu setempat. Sebelumnya, almarhum dikabarkan telah menjalani perawatan selama 42 hari dan meninggal karena usia yang sudah lanjut.

Putri pertama Ciputra, Rina Ciputra Sastrawinata pun mengatakan bahwa sebelum meninggal ayahnya tidak memberikan pesan khusus kepada sanak keluarga.

“Tidak ada pesan-pesan terakhir. Meskipun dua hari sebelum napasnya berakhir, beliau masih bisa berkomunikasi,” paparnya.



Sumber: BeritaSatu.com