Ini Penyebab Patahnya Crane Tol BORR

Ini Penyebab Patahnya Crane Tol BORR
Crane yang patah di proyek Tol BORR Seksi IIIA Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor Jawa Barat, Selasa (3/12/2019) setelah dilakukan evakuasi. ( Foto: Antara / M Fikri Setiawan )
Vento Saudale / YUD Selasa, 3 Desember 2019 | 10:13 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Lengan crane di proyek Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIIA, Kota Bogor, patah saat mengangkat besi pada Senin (2/12/2019) malam. Direktur Utama PT Sarana Marga Jabar Hendro Atmodjo menyebut patahnya rangka crane diduga karena posisinya yang tidak stabil saat mengangkat besi casing bore pile.

"Pukul 21.50 WIB, lengan crane atau alat pengangkat patah saat mengangkat casing bore pile di off ramp Kayu Manis R17 B2. Pembungkus beton itu mau diangkat, mungkin posisinya tidak stabil. jadi patah," kata Hendro, Selasa (3/12/2019).

Akibat kejadian tersebut, rangka crane berkapasitas 35 ton itu sempat menutupi sebagian Jalan Soleh Iskandar. Sekitar 1 jam kemudian, petugas proyek pun berhasil mengevakuasi rangka crane ke tempat aman.

"Dalam waktu 1 jam bisa pulih kembali dengan lalu lintas 2 arah dengan contra flow," tambah Hendro.

Hendro menegaskan, tidak ada pekerja maupun masyarakat di sekitar lokasi yang menjadi korban jiwa maupun luka atas kejadian ini.

Sementara, untuk pengerjaan utama dalam proyek Tol BORR Seksi IIIA ini tidak terganggu dan tetap berjalan normal.

"Dipastikan tidak ada korban sama sekali. Selanjutnya crane diangkut keluar dari area proyek. Pekerjaan di main road (pekerjaan utama) tetap dilaksanakan karena tidak terpengaruh kejadian ini," tutupnya.

Salah satu warga sekitar, Ponimin (42) mengatakan,n peristiwa patahnya crane tersebut berawal ketika dirinya mendengar suara tali seling putus disusul gemuruh sangat keras sekitar pukul 22.00 WIB.

"Motor-motor kabur langsung pada minggir," kata Ponimin.

Rangka crane pun sempat menutupi sebagian Jalan Soleh Iskandar. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas ditutup sementara sampai petugas terkait mengevakuasi crane keluar dari area proyek.

"Kaya selepetan gitu tali seling-nya," ujar Ponimin.



Sumber: BeritaSatu.com