Lusa, DKI Luncurkan Jalur Sepeda Fase 2

Lusa, DKI Luncurkan Jalur Sepeda Fase 2
Salah satu sudut trotoar yang baru saja diselesaikan pengerjaannya oleh Pemprov DKI Jakarta di jalur lambat Jalan Yos Sudarso, Kota Jakarta Utara pada Senin, 16 September 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Carlos Roy Fajarta Barus )
Lenny Tristia Tambun / BW Kamis, 10 Oktober 2019 | 14:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Setelah meluncurkan jalur sepeda fase 1 pada 20 September lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI kembali akan meluncurkan kembali fase 2 pada 12 Oktober mendatang.

Pemprov DKI memiliki rencana untuk merealisasikan jalur sepeda permanen pada akhir 2019 yang dapat dinikmati oleh warga Jakarta.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, Pemprov DKI melakukan uji coba jalur sepeda yang dibagi menjadi tiga fase.

Tiga fase uji coba ini terdiri dari fase 1 antara lain Medan Merdeka Selatan - Jalan Pemuda pada 20 September - 11 Oktober, fase 2 sepanjang Jalan Jenderal Sudirman - Jalan RS Fatmawati Raya pada 12 Oktober - 1 November selanjutnya fase 3 sepanjang Jalan Tomang-Jatinegara pada 2 November - 19 November.

Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin Liputo mengatakan total panjang jalur sepeda yang dibagi menjadi tiga fase tersebut terbentang 63 kilometer. Diharapkan, dengan disediakannya jalur khusus, akan makin banyak warga Jakarta yang menggunakan sepeda untuk beraktivitas sehari-hari.

“Jadi sesuai dengan program Pak Gubernur, kita akan membangun jalur sepeda sepanjang 63 kilometer (km). Fase 1 sudah dimulai pada 20 September kemarin. Nah, tanggal 12 Oktober, Pak Gubernur akan meluncurkan fase keduanya,” kata Syafrin Liputo di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Rute fase 2 terbentang dari Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan RS Fatmawati Raya. Nantinya jalur ini akan melewati Jalan Panglima Polim, Jalan Sisingamangaraja, dan akan tersambung dengan fase 1 di Bundaran Hotel Indonesia (HI).

“Untuk fase 1 panjangnya 25 km. Kalau fase 2 panjangnya 23 kilometer. Sedangkan fase 3, panjangnya 15 km,” ujar Syafrin Liputo.

Seperti diketahui, pada peluncuran jalur sepeda fase 1, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama para pejabat teras Pemprov DKI telah mencoba jalur sepeda dari Velodrome, Jakarta Timur ke Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Peluncuran jalur sepeda dilakukan untuk mendukung kualitas udara di Jakarta makin membaik. Jalur sepeda dibangun di sepanjang jalan yang diberlakukan kebijakan perluasan pembatasan kendaraan bermotor melalui sistem nomor pelat mobil ganjil genap.

Pemprov DKI Jakarta sudah melakukan sosialisasi uji coba desain jalur sepeda pada 17 September lalu. Sementara pelaksanaan uji coba tahap pertama akan dimulai pada 20 September hingga 19 November 2019.

Area uji coba akan dilaksanakan di rute jaringan jalur sepeda dengan total panjang 63 km dan dibagi dalam 3 fase meliputi wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.



Sumber: BeritaSatu.com