Usulan Renovasi Rumah Dinas Bukan Keinginan Anies

Usulan Renovasi Rumah Dinas Bukan Keinginan Anies
Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta ( Foto: cerita.co.id )
Lenny Tristia Tambun / FER Selasa, 8 Oktober 2019 | 17:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah era Gubernur DKI, Sutiyoso, rumah dinas Gubernur DKI di Jalan Taman Suropati nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat, belum pernah dilakukan renovasi.

Baca Juga: Wow, Perbaikan Atap Kayu Rumah Dinas Anies Rp 2,4 Miliar

Menurut Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI, Heru Hermawanto, renovasi rumah dinas Gubernur DKI terakhir dilakukan pada era Sutiyoso. Sedangkan pada era Gubernur Fauzi Bowo (Foke), hanya dilakukan perbaikan-perbaikan kecil.

"Itu pernah di renovasi zamannya Pak Sutiyowo. Kalau waktu Pak Foke, hanya spot-spot begitu saja. Rusak sedikit, diperbaiki,” kata Heru Hermawanto, Selasa (8/10/2019).

Heru mengatakan, perbaikan dilakukan tidak secara menyeluruh, dan mengingat bangunan tersebut masuk ke dalam bangunan cagar budaya, maka Tim Pemugaran Cagar Budaya menyarankan untuk melakukan renovasi total.

Baca Juga: Ini Alasan Biaya Perbaikan Rumah Dinas Anies Rp 2,4 Miliar

"Akhirnya, ada beberapa saran dari tim pemugaran agar dirapikan sekalian. Kemudian dikembalikan seperti bentuk yang awal. Karena belum pernah di renovasi besar. Hanya model tambal-tambal begitu lah," ujar Heru Hermawanto.

Heru menegaskan, usulan perbaikan rumah dinas bukan keinginan dari Anies Baswedan. Menurutnya, Anies Baswedan tidak ada urusan dengan perbaikan atau renovasi rumah dinas. Pihak yang mengusulkan renovasi adalah tim yang menangani gedung-gedung di Dinas Citata DKI.

"Ya kalau Pak Gubernur enggak ada urusannya dengan itu. Kita komitmennya kalau ada aset pemerintah yang rusak, ya kita perbaiki. Kita usulkan untuk dioptimalkan fungsinya sesuai dengan fungsi gedungnya,” tegas Heru Hermawanto.



Sumber: BeritaSatu.com