Habibie Wafat, Ganjil Genap di Tiga Ruas Jalan Ini Dihentikan Sementara

Habibie Wafat, Ganjil Genap di Tiga Ruas Jalan Ini Dihentikan Sementara
Sejumlah pengendara sepeda motor melintas di jalan Protokol di Jakarta, Jumat (9/8/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Lenny Tristia Tambun / CAH Kamis, 12 September 2019 | 07:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tiga ruas jalan yang terimbas aturan perluasan ganjil genap di wilayah DKI Jakarta pada Kamis (12/9/2019) pagi dihentikan sementara bagi masyarakat yang ingin melakukan takziah ke rumah duka almarhum Presiden Ketiga Republik Indonesia BJ Habibie.

Ketiga ruas jalan tersebut adalah Jalan Rasuna Said, Jalan M.T Haryono, dan Jalan Gatot Subroto. Meski demikian aturan ganjil genap kembali berlaku pada sore hari mulai pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Hal tersebut disampaikan Polda Metro Jaya melalui akun resmi @TMCPoldaMetro di media sosial twitter dan juga Gubernur Anies Baswedan.

“Untuk beri kesempatan masyarakat yg hendak takziyah ke rumah duka alm. Pak Habibie, maka khusus pada Kamis PAGI (12/9), aturan ganjil-genap tidak diberlakukan di Jalan HR Rasuna Said, Jalan Gatot Soebroto dan Jalan MT Haryono,” twitt Anies Baswedan.

Namun, kebijakan tidak diberlakukannya ganjil genap di tiga jalan tersebut hanya berlaku di pagi hari saja, yakni pukul 06.00 sampai dengan 10.00 wib. “Sore tetap berlaku,” ujar Anies Baswedan.

Seperti diberitakan, BJ Habibie wafat pada pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Soebroto akibat masalah pada jantungnya. Jenazah telah dibawa menuju kediamannya di Patra Kuningan kemarin malam dari rumah sakit sekitar pukul 20.15 wib.

Sebanyak 44 tim dokter dipimpin oleh tim dokter kepresidenan sudah bekerja merawat Habibie mulai 1 September 2019.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan hari ini, pukul 13.00 wib. Setelah Sholat Dzuhur Jenazah diberangkatkan dari Rumah Duka menuju TMP Kalibata Jakarta Selatan.

 



Sumber: BeritaSatu.com