Duel Pelajar Pakai Celurit di Bogor, Satu Tewas

Duel Pelajar Pakai Celurit di Bogor, Satu Tewas
Ilustrasi. ( Foto: BSMH )
Vento Saudale / JAS Senin, 2 September 2019 | 12:39 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Dua pelajar SMK di Kabupaten Bogor, terlibat duel maut menggunakan senjata tajam. Akibatnya, salah satu di antara pelajar tersebut tewas karena luka bacokan di sekujur tubuh.

Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky mengatakan perkelahian itu bermula saat korban Afga (17) ditantang tersangka J (17) untuk melakukan duel di daerah Gunung Putri, Kabupaten Bogor pada Kamis, 22 Agustus 2019.

"Kronologinya, tersangka ini menantang duel korban melalui pesan Whatsapp. Akhirnya ditentukan lokasi duel di daerah Gunung Putri pukul 19.30 WIB," kata Dicky, mengkonfirmasi, Senin (2/9/2019).

Setelah bertemu, korban dan tersangka pun terlibat duel sengit dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit. Hingga akhirnya, korban tersungkur karena mengalami luka bacokan di tangan, paha, dan kepala.

"Korban meninggal dunia karena luka bacokan celurit. Kemudian tersangka melarikan diri," jelas Dicky.

Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara. Kemudian polisi berhasil mengamankan tersangka J bersama rekannya AM (17).

"Kita amankan J tersangka duel dan AM tersangka yang menyuruh serta menyiapkan senjata celurit. Modusnya hanya karena gengsi antarsekolah dan untuk membuktikan mana yang kuat," tambah Dicky.

Kedua tersangka dijerat Pasal 80 Ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2014 perubahan atas UU Nomorn23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, Pasal 351 Ayat 3 dan atau Pasal 338 KUHP Tentang Pembunuhan.

"Kami amat prihatin atas terulangnya kejadian seperti ini, nanti kita akan sampaikan ini ke bupati, provinsi dan dinas pendidikan untuk mengevaluasi sekolah mereka karena disinyalir sering tawuran," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com