Ini Dosa-dosa Ari Askhara di Mata Awak Kabin Garuda
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Ini Dosa-dosa Ari Askhara di Mata Awak Kabin Garuda

Senin, 9 Desember 2019 | 21:22 WIB
Oleh : Aichi Halik / AHL

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) mendatangi Kantor Kementerian BUMN di Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

Kedatangan anggota IKAGI tersebut untuk melaporkan kesalahan-kesalahan dan ketidakberesan mantan Dirut Garuda, Ari Askhara, selama menjabat.

Sekjen IKAGI, Jacqueline Tuwanakotta menyatakan, selama kepemimpinan Ari Askhara, ia dan teman-temannya yang tergabung dalam IKAGI, merasa banyak sekali ketidakberesan dan kejanggalan di tubuh Garuda Indonesia.

"Selama beliau memimpin banyak sekali kerusakan di PT Garuda Indonesia,” kata Jacqueline.

Selama Ari Askhara memimpin, menurut Jacqueline, awak kabin Garuda merasa bekerja dengan penuh tekanan, dan jika melakukan kesalahan sedikit saja akan berakibat langsung dipindahtugaskan.

“Mereka (awak kabin) takut ada yang terancam, contoh, lakukan kesalahan sedikit langsung dipindahkan ke Papua, kemudian kesalahan yang harusnya masuk dalam pembinaan, tiba-tiba di-grounded, tidak boleh terbang,” ujar Jacqueline.

Selain itu, para awak kabin Garuda sering dipekerjakan di luar batas. Contohnya, saat bertugas dalam melayani penerbangan Jakarta - Sydney.

"Jadwal terbang awak kabin diubah yang tadinya jadwal multi-days tiba-tiba menjadi one day. Contohnya, schedule Sydney-Jakarta-Sydney, itu harusnya tiga hari atau empat hari, tapi jadi PP (pulang pergi)," ungkap Jacqueline.

"Hal itu membawa dampak tidak bagus untuk awak kabin, sekarang sudah ada delapan orang anggota IKAGI yang diopname,” imbuh Jacqueline.

Jacqueline mengatakan, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan manajemen dalam memberikan beban kerja kepada awak kabin.

"Dalam pengaturan jam kerja awak kabin, kita tak boleh mengabaikan aspek fatigue crisis management system dimana hal itu akan kembali kepada kemampuan setiap individu. Nah itu yang tidak boleh diabaikan," tutur Jacqueline.



Sumber:BeritaSatu TV


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Penerapan Sistem Manajemen Anti Suap Optimalkan Anggaran Daerah

Pengelolaan anggaran pemerintahan berperan sangat signifikan sekaligus menjadi instrumen kebijakan multifungsi.

NASIONAL | 9 Desember 2019

BPPT Dorong Inovasi Anak Bangsa Bersaing di Kancah Global

Indeks inovasi global Indonesia di tahun 2018 berada di ranking 85, jauh di bawah Singapura ranking 5, Malaysia 35, Vietnam 45 dan Brunei 67.

NASIONAL | 9 Desember 2019

LIPI: Diaspora Harus Diburu Bukan Ditunggu

Apabila lembaga-lembaga hanya menunggu maka yang akan datang adalah pencari kerja dengan kemampuan yang tidak sesuai dengan yang dicari.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Kasus Narkoba, Zul Zivilia Dituntut Hukuman Seumur Hidup

Zul dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman penjara seumur hidup karena dianggap mengedarkan narkoba jenis sabu.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Presiden Panggil Kapolri, KPK Harap Peneror Novel Segera Dibekuk

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif mengapresiasi langkah Jokowi.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Firli Berharap Indonesia Bisa Bebas dari Korupsi

Firli berharap Indonesia bebas dari korupsi. Untuk itu semua elemen harus bersatu melakukan upaya pencegahan agar tidak ada lagi korupsi.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Dikirim Lewat Perahu, Sabu dari Malaysia Diungkap Polisi

Barang bukti yang disita adalah 37 kg sabu dan 150 butir pil Yaba.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Warga NTT Ajukan Klaim Kompensasi Pencemaran Montara ke PBB

Klaim yang diajukan ke PBB itu diajukan atas nama 13 kabupaten di Nusa Tenggara Timur.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Jokowi Ditanya Siswa Soal Hukuman Mati Bagi Koruptor

Sampai saat ini belum ada koruptor bantuan bencana alam yang sampai divonis mati oleh pengadilan.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Puan: Ukuran Keberhasilan Gerakan Antikorupsi Bukan Banyaknya Orang Ditangkap

Perlu sebuah sistem yang mampu mencegah upaya-upaya tindak pidana korupsi.

NASIONAL | 9 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS