Genjot Wisatawan, Pemkot Bandung Siapkan Paket Wisata Murah

Genjot Wisatawan, Pemkot Bandung Siapkan Paket Wisata Murah
Salah satu sudut hotel di Jl Braga, Bandung. ( Foto: investor daily/edorusyanto )
Chairul Fikri / CAH Kamis, 11 Oktober 2018 | 18:47 WIB

Bandung- Berbagai cara dan upaya dilakukan daerah untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan. Salah satunya dengan memberikan paket khusus yang murah dan terjangkau. Hal itu yang setidaknya dilakukan Pemerintah Kota Bandung untuk mewujudkan target 8 juta angka kunjungan untuk datang ke Kota Kembang tersebut. 

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari saat hadir dan berbicara di acara Workshop bertajuk Road to Indonesia Tourism Outlook (ITO) 2019 – Prospek dan Tantangan Pariwisata 2019 bertema 'Deregulasi di Era Cyber Tourism', yang digelar Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) di STP NHI Bandung, Rabu (10/10).

"Bandung sebagai salah kota besar yang ada di Indonesia dikenal sebagai kota yang memiliki cuaca yang sejuk dan penduduk ramah yang masih jadi daya tarik untuk didatangi wisatawan. Saat ini kita punya potensi 1.700 bangunan cagar budaya, 625 lingkungan seni, 600 komunitas kreatif, dan sekitar 2.600 objek kebudayaan. Untuk mendongkrak kunjungan wisatawan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menyiapkan paket wisata dengan harga murah lewat program Hot Deals," ujar Kenny Dewi.

Promosi paket murah ini dikatakan Kenny akan berlangsung selama periode program 11-24 Oktober ini. "Untuk membranding wisata di Bandung, kita juga memanfaatkan kegiatan selling yang segmentasi wisatanya lebih mengedepankan pada wisatawan yang senang dengan wisata alam, bukan hanya urban tourism," ungkap Dewi.

Ditambahkan Dewi, tantangan terberat Bandung dalam mengembangkan pariwisatanya di Bandung adalah masalah kemacetan. Lantaran beberapa obyek wisata belum memiliki lahan parkir yang memadai untuk menampung animo masyrakat yang ingin datang. Oleh sebab itu, ke depan pemerintah Kota Bandung berencana akan memperbanyak layanan transportasi massal.
bisa merasakan kenyamanan saat berkunjung dan berwisata ke Bandung.

"Kami akan menawarkan investor untuk memberikan transportasi massal serta akan ada train dalam kota sehingga menjadi daya tarik baru di Bandung. Selain itu, Kita juga akan menyiapkan kawasan Braga sebagai kawasan Wisata Halal berkolaborasi dengan dinas kesehatan, dinas PU, membuat pembenahan toilet umum, kami berani punya potensi wisata halal karena SDM-nya luar bisa tinggal meningkatkan pembinaan. Kami juga membuat aplikasi soal calendar of event di Bandung sehingga memudahkan wisatawan mengetahui informasi pariwisata," lanjutnya.

Ditegaskan pula oleh Dewi, Dewi mengatakan, investasi pariwisata masih sedikit akan menjadi peluang dan bisa digali buat meningkatkan pariwisata di Bandung.

"Di tahun 2017 dimana 73,43 indeks kebahagiaan, 7,78 pertumbuhan ekonomi dan 80,13 pembangunan manusia tertinggi sejak Jawa barat. Saat ini, terdapat sejumlah destinasi, antara lain cagar budaya yang dikunjungi 1,701 orang atau pertumbuhannya rata-rata 19,95 persen, sebanyak 2,635 oeang mengunjungi objek kebudayaan, sebanyak 625 orang mengunjungi lingkungan seni, dan terdapat 600 lebih komunitas kreatif," tutupnya.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE