Proyek PLTN Terapung Tuai Pujian

Proyek PLTN Terapung Tuai Pujian
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Terapung milik Rosatom. ( Foto: Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 5 Oktober 2018 | 22:58 WIB

Mursmank - Kegiatan kunjungan teknis ke lokasi Floating Power Unit (FPU) Akademik Lomonosov yang diorganisir oleh Rosatom State Corporation di Murmansk, Rusia, telah diadakan pada minggu lalu, sebagai bagian dari Forum Dialog Publik Regional ke-11 dengan pokok bahasan "Kerja sama untuk Pembangunan Berkelanjutan Arktik". Kunjungan ke fasilitas nuklir ini, dihadiri oleh delegasi LSM lingkungan hidup internasional, Bellona Foundation.

Direktur Pelaksana Bellona Foundations, Nils Bøhmer, menyatakan, Rosatom telah menunjukkan transparansi dalam pelaksanaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) terapung atau Floating Nuclear Power Plant (FNPP).

"Ini adalah kunjungan pertama kami ke atas kapal unit daya apung. Kami peduli dengan semua masalah dan tindakan terkait dengan PLTN terapung. Reaktornya belum terisi penuh dengan bahan bakar nuklir, sehingga awal pemuatan bahan bakar dan reaktor akan menjadi perhatian utama kami," kata Bøhmer, dalam keterangan resmi yang diterima Beritasatu.com, Jumat (5/10).

Bøhmer juga menghargai kesiapan Rosatom mengundang semua pihak yang berkepentingan untuk mengunjungi FPU. Ia menambahkan, Bellona akan terus memantau pelaksanaan proyek ini kedepannya.

Saat ini, reaktor FPU Akademik Lomonosov sedang dimuat dengan bahan bakar di Murmansk. Hal ini, telah dilakukan sejak musim panas tahun ini.

Menurut Wakil Kepala Direktorat Konstruksi dan Operasi PLTN Terapung, Dmitriy Alekseenko, pemuatan bahan bakar dari reaktor pertama telah selesai. Reaktor kedua akan diisi dengan bahan bakar pada akhir tahun ini, yang akan diikuti oleh uji mooring yang rumit.

Kesiapan FPU Akademik Lomonosov saat ini diperkirakan sebesar 99,65 persen. Pengujian operasional (Commissioning) dari FNPP di pelabuhan Siberia Pevek, dijadwalkan pada Desember 2019 mendatang.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE