46 Siswa Berprestasi Nikmati Liburan Gratis di Ancol

46 Siswa Berprestasi Nikmati Liburan Gratis di Ancol
Pengunjung memadati kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, Sabtu (16/6). ( Foto: Istimewa )
Carlos Roy Fajarta / FER Kamis, 5 Juli 2018 | 17:45 WIB

Jakarta - Sebanyak 46 pelajar berprestasi yang mendapatkan medali emas dalam kompetisi Matematika Nalaria Realistik se-Indonesia ke-13 akan mendapatkan apresiasi berupa Kartu Prestasi Ancol. Kartu tersebut akan diserahkan, Minggu (8/7). Dengan kartu tersebut, para pelajar dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) tersebut bisa menikmati wahana rekreasi yang berada di dalam kawasan Taman Impian Jaya Ancol secara cuma-cuma dalam kurun waktu satu tahun.

Wakil Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Teuku Sahir Syahali menyebutkan kegiatan apresiasi tahunan itu merupakan bentuk motivasi kepada para pelajar untuk terus meningkatkan prestasi nya dan kelak bisa membangun bangsa menjadi lebih baik.

"Kami sangat mengapresiasi prestasi dari para pelajar dan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Ancol terhadap dunia pendidikan, sejalan dengan konsep edutainment yang diusung oleh semua unit rekreasi yang dimiliki oleh Ancol Taman Impian," ujar Teuku Sahir Syahali, dalam keterangan persnya, Kamis (5/7).

Sebagai contoh, wahana Dunia Fantasi (Dufan) merupakan theme  park di Indonesia yang juga sekaligus kawasan edutainment fisika terbesar di Indonesia. Total ada 32 wahana yang diantaranya secara ilmiah berhubungan dengan ilmu fisika.

Taman Impian Jaya Ancol juga bekerja sama dengan lembaga pendidikan seperti Fakultas Fisika Universitas Indonesia (UI) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk mengembangkan pola-pola pendidikan terapan yang dapat dipelajari oleh seluruh pengunjung Dunia Fantasi khususnya untuk para pelajar.

Pola pendidikan terapan fisika di Dunia Fantasi diwujudkan dalam bentuk belajar ilmu fisika melalui wahana yang ada di Dufan dilengkapi dengan lembar kerja siswa (LKS) dan edutaiment guide.

Jutaan siswa dari berbagai wilayah di Indonesia terutama Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Lampung, Jawa Timur, Bali serta beberapa wilayah dari Provinsi di Kalimantan dan Sulawesi telah mengikuti kegiatan belajar fisika di Dufan, bahkan beberapa kali diadakan kompetisi tingkat Nasional untuk pelajar mengenai ilmu fisika terapan di Dufan.

Saat ini pengembangan edutaiment di Ancol, tidak hanya pada ilmu fisika di Dufan tetapi berkembang ke bidang ilmu lain seperti biologi, pengolahan air, pariwisata, manajemen, teknologi informasi bahkan ilmu bidang keuangan.

Respon masyarakat khususnya dunia pendidikan ilmu terapan ini semakin meningkat sehingga membuat Ancol tidak lagi berpikir mengenai pengelolaan kawasan rekreasi yang hanya menghibur tetapi juga ikut berperan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui para pelajar yang berekreasi ke Ancol.

"Menghibur, mendidik dan membangun karakter, itulah yang ingin kami galakkan di Ancol sehingga pengunjung yang datang tidak akan hanya merasa terhibur namun juga mendapat ilmu pengetahuan," tambah Sahir.

Selama ini pihak pengelola kawasan wisata terpadu pesisir Taman Impian Jaya Ancol juga membina sejumlah peserta didik tingkat SMP yang kurang beruntung secara finasial yang berdomisili di sekitar Kecamatan Pademangan untuk melanjutkan sekolah secara cuma-cuma.

Adapula fasilitas keterampilan dan sarana edukasi di area Ancol, Sekolah Rakyat Ancol (SRA) yang telah dirintis sejak tahun pelajara 2004 kini telah memiliki sekitar 200 alumni yang terus melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi lagi.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE