Polisi: Belum Ada Izin Kegiatan Prabowo dan Sandi di Surabaya

Polisi: Belum Ada Izin Kegiatan Prabowo dan Sandi di Surabaya
Menolak Perhitungan KPU. Calon Presiden nomor 02 Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada acara Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) di Jakarta, Selasa (14/5/19). Dalam acara yang dihadiri ribuan simpatisan dan partai pendukung Paslon 02 itu dinyatakan bahwa BPN menolak hasil perhitungan sementara KPU karena dianggap banyak kecurangan. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal ( Foto: BeritaSatu photo / Mohammad defrizal )
/ HA Selasa, 14 Mei 2019 | 20:26 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya memastikan belum mengeluarkan izin untuk kegiatan Pasangan Calon Presiden RI Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (15/5/2019) besok.

"Izin itu yang mengeluarkan Kepolisian Daerah Jawa Timur. Akan tetapi, saya monitor hingga malam ini belum ada izin untuk kegiatan Pasangan Calon Nomor Urut 02 di Surabaya besok," ujar Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya Komisaris Besar Polisi Sandi Nugroho di Surabaya, Selasa.

Prabowo dijadwalkan akan menghadiri kegiatan silaturahmi dan doa bersama di Gedung Jatim Expo (JX) International, Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Sementara itu, Sandiaga diinformasikan pada Rabu sore akan menghadiri kegiatan serupa yang berlangsung di Kantor Badan Pemenangan Provinsi Jawa Timur, Jalan Gayungsari Timur, Surabaya.

Kepolisian, lanjut Sandi Nugroho, telah menerima pemberitahuan terkait dengan rencana kedatangan mereka ke Surabaya pada tanggal 15 Mei sekitar pukul 13.00 WIB.

Namun, Kombes Pol. Sandi menegaskan bahwa izin kegiatan di Gedung JX International yang diinformasikan akan dihadiri Prabowo hingga malam ini belum ada.

"Untuk kegiatan di Badan Pemenangan Provinsi Jawa Timur Jalan Gayungsari Timur Surabaya baru sebatas pemberitahuan. Kami lihat nanti perkembangannya seperti apa," katanya.

Mantan analis kebijakan madya Bidang Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia ini memastikan satu-satunya kegiatan massa yang telah mendapat izin pada hari Rabu adalah "Aksi Mengawal Ijtima Ulama III" yang mengusung seruan "Tolak Kecurangan" di Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum Jawa Timur, Surabaya.

"Massa yang dilaporkan dalam aksi itu berjumlah sekitar 200 orang. Pengamanan yang akan kami lakukan sama seperti mengamankan demo-demo lainnnya. Intinya kepolisian bersama TNI dan elemen keamanan lainnya selalu siap mengamankan ketertiban di Kota Surabaya," katanya



Sumber: ANTARA