PSI Pertanyakan Alasan Prabowo Tiru Slogan Trump

PSI Pertanyakan Alasan Prabowo Tiru Slogan Trump
Sekjen PSI Raja Juli Antoni. ( Foto: istimewa )
Markus Junianto Sihaloho / YUD Jumat, 12 Oktober 2018 | 20:04 WIB

Jakarta - Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni, mengkritisi pernyataan Prabowo Subianto yang menyontek slogan Donald Trump 'Make America Great Again', dan merubah kata 'America' menjadi 'Indonesia'.

Menurut Antoni, selama ini retorika Prabowo selalu antiasing. Namun, mendadak malah menyontek Trump, Presiden AS.

"Dan yang dicontek Donald Trump pula lagi, yang mempunyai masalah dengan rasisme, masalah dengan imigrasi, Antimuslim," kata Antoni, Jumat (12/10).

Kata dia, slogan Donald Trump itu kental dengan nuansa rasisme. Di AS, slogan itu berinti pada supremasi warga kulit putih. Makanya salah satu janji Trump adalah membangun tembok di perbatasan AS-Meksiko. Selain itu, memperkatat perbatasan agar imigran asal Meksiko dan imigran Muslim tidak masuk.

"Kata Anglo Saxon begitu. Jadi supremasi kulit putih gitu. Jadi rasis sebenarnya slogan ini," ujarnya.

Menurutnya, ada dua kemungkinan alasan Prabowo menghidupkan slogan Trump di Indonesia. Pertama, Prabowo memang punya cara pemikiran seperti Trump yang rasis. Dalam konteks Indonesia, ada istilah pribumi-non pribumi.

Kemungkinan kedua, Prabowo asal saja menerima masukan tanpa mengetahui arti serta makna slogan itu. "Artinya asal copas (copy paste) saja tanpa mengerti konteks slogan itu apa," kata Antoni.

"Begitulah kalau kita punya capres yang hanya mampu beretorika berbunga-bunga dan tak ada isinya. Sekarang kan jadi kesulitan tuh semua tim suksesnya untuk mengklarifikasi," tandas



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE