Sandiaga Dorong Pengelolaan Lahan Pertanian Berbasis Komunitas

Sandiaga Dorong Pengelolaan Lahan Pertanian Berbasis Komunitas
Sandiaga Uno. ( Foto: AFP )
/ FER Jumat, 12 Oktober 2018 | 16:14 WIB

Bantul - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong pengelolaan lahan pertanian dengan pendekatan komunitas untuk memaksimalkan hasil panen.

"Kalau dikelola dengan pendekatan teknologi dan komunitas seperti ini kita bisa swasembada pangan," kata Sandiaga usai meresmikan lumbung pangan Kelompok Wanita Tani Kanten, Desa Kebon Agung, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat.

Menurut Sandiaga, pengelolaan lahan pertanian berbasis komunitas itu sudah dibuktikan dengan Kelompok Tani Sasono Catur Kebonagung Imogiri, sebab lahan garapannya bisa menghasilkan produktivitas panen sebesar 12 ton padi per hektare. Bahkan, kelompok tani tersebut sudah memberdayakan ibu-ibu yang tergabung dengan kelompok wanita tani dengan mengolah hasil pertanian. Hasilnya berupa beras super Kebonagung yang juga diluncurkan pada kesempatan itu.

“Jadi ini harapan kita, kalau harga pangan naik atau turun, dolar naik atau turun tidak membebani masyarakat, karena kita swasembada dan ibu-ibu punya kemampuan mencetak paling tidak makanan sehari-hari dari usahanya sendiri. Kemudian juga ada peternakannya dan mesin yang sudah disiapkan. Pola seperti ini berbasis komunitas ekonomi rakyat yang Prabowo-Sandi akan dorong ke depan," katanya.

Sandiaga meyakini, keberpihakan untuk membela petani, peternak dan rakyat kecil akan menghasilkan suatu gerakan dan geliat ekonomi untuk memastikan harga-harga terjangkau, produksi nasional naik dan lapangan kerja tercipta.

“Tadi yang ditawarkan modal, dan saya bilang salah satu kegiatan kami adalah bagaimana memberi pendampingan dan bantuan pemasaran setelah itu akan kami berikan akses untuk permodalan kepada ketua-ketua kelompok tani," katanya.

Sandiaga juga mengatakan, sektor yang menjadi fokus Prabowo-Sandi juga ada pada ketahanan pangan dan kedaulatan energi, dan kalau sumber daya alam yang ada tersebut mampu dikelola dengan baik, dua hal tersebut bisa terwujud.

“Kami fokus untuk memberdayakan sumber-sumber yang kita miliki. Juga ada dua hal yang akan kami betul-betul garis bawahi, yaitu lapangan kerja untuk meningkatkan kesejahteraan dan harga pokok terjangkau, memastikan pasokan aman, ketersediaan ada," katanya.



Sumber: ANTARA
CLOSE