Tim Prabowo-Sandi: Make Indonesia Great Again Itu Soal Nasionalisme

Tim Prabowo-Sandi: Make Indonesia Great Again Itu Soal Nasionalisme
Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto -Sandiaga Uno, Anthony Leong.
L Gora Kunjana / AO Jumat, 12 Oktober 2018 | 13:30 WIB

Jakarta - Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno, Anthony Leong melihat bahwa pernyataan Prabowo tentang Make Indonesia Great Again merupakan bentuk komitmen Prabowo dalam membela kepentingan bangsa.

"Pak Prabowo bilang Indonesia First, Make Indonesia Great Again. Itu menunjukkan komitmen beliau untuk mengembalikan Indonesia sesuai cita-cita pendiri bangsa dulu. Indonesia sebagai negara yang kuat dan adil serta makmur rakyatnya," ujar Anthony di Jakarta, Kamis (11/10).

Anthony menjelaskan lebih lanjut bahwa ungkapan Prabowo tersebut merespon kondisi Indonesia yang sedang tidak dalam kondisi yang baik. "Pernyataan itu bisa kita lihat merespon Indonesia yang semakin salah arah. Contohnya, di saat banyak masyarakat Indonesia menganggur tapi kita dibanjiri oleh tenaga kerja asing. Pak Prabowo ingin menekankan bahwa kita harus memprioritaskan kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia," lanjutnya.

Anthony yang juga Koordinator Prabowo-Sandi Digital Team (Pride) itu meminta untuk tidak mengaitkan ini dengan kampanye Donald Trump dalam pilpres AS lalu. "Jadi, sudah jelas poinnya tentang bagaimana memperjuangkan bangsa ini agar menjadi negara yang disegani dan bangsa yang kuat. Tak ada hubungannya dengan Donald Trump dan AS," tutupnya.

Sebelumnya, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto memberikan pernyataan "Make Indonesia Great Again" dalam pidatonya di Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).

"Kok, bangsa ini tidak berani mengatakan, bagi bangsa Indonesia, 'Indonesia First, Make Indonesia Great Again'. Mengapa pemimpin Indonesia tak ada yang berani mengatakan yang penting adalah 'pekerjaan bagi rakyat Indonesia'," kata Prabowo di Rakernas LDII di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018).



Sumber: Investor Daily
CLOSE