Prabowo Hormati Keputusan Rakyat di Pilpres 2019

Prabowo Hormati Keputusan Rakyat di Pilpres 2019
Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto (tengah) didampingi Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Abdullah Syam (kedua kiri) dan Pimpinan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin Asy'ari Akbar (kanan) tiba di lokasi Rakernas LDII di Jakarta, Kamis (11/10). Rapat kerja tersebut mengangkat tema "LDII Untuk Bangsa". ( Foto: ANTARA FOTO / Dhemas Reviyanto )
Yeremia Sukoyo / JAS Kamis, 11 Oktober 2018 | 14:03 WIB

Jakarta - Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto menegaskan, pihaknya menghormati dan mematuhi apapun keputusan rakyat dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

"Yang terbaik menjadi keputusan rakyat harus kita hormati dan kita patuhi. Itulah budaya yang harus kita hormati," kata Prabowo saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Pondok Pesantren Minhajurasidin Lubang Buaya Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (11/10).

Diakui Prabowo, menjadi pemimpin bukanlah perkara mudah. Terlebih, untuk menjadi pemimpin bangsa yang besar seperti bangsa Indonesia. "Jadi pemimpin itu amanah yang berat, itu beban," ucap Prabowo di hadapan ribuan peserta Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia.

Prabowo sendiri mengakui, dirinya tidak akan meminta-minta dukungan dari manapun. Termasuk dari kalangan pesantren yang dinaungi LDII. Kendati demikian, jika diminta menjelaskan kondisi bangsa saat ini, dirinya akan menjelaskan secara terbuka dan apa adanya.

Di dalam Rakernas LDII, Capres Prabowo hadir didampingi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo dan diterima secara langsung Ketua Umum LDII Abdullah Syam. Kehadiran Prabowo sekaligus menjadi narasumber di Rakernas LDII.



Sumber: Suara Pembaruan