Airlangga-SBY Bertemu, Ini Tanggapan Petinggi Golkar dan PDIP

Airlangga-SBY Bertemu, Ini Tanggapan Petinggi Golkar dan PDIP
Suasana di depan rumah SBY, di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Markus Junianto Sihaloho / FMB Rabu, 11 Juli 2018 | 19:44 WIB

Jakarta - Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto menyambangi kediaman Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hari ini. Golkar berharap pertemuan itu tak dispekulasikan macam-macam. Sementara PDIP berharap Golkar bisa mengajak PD bersama mendukung Jokowi.

Wakil Ketua Umum PD Agus Hermanto mengatakan, pertemuan itu hanya membicarakan persoalan perpolitikan. Dia mengaku belum tahu apakah pertemuan itu ada kaitan dengan pilpres mendatang. Termasuk kemungkinan Golkar mengajak PD masuk menjadi pendukung Jokowi.

"Tapi kami meyakini bahwa pertemuan ini adalah suatu pertemuan yang bagus karena melibatkan seluruh komponen dari partai politik, sehingga untuk mengambil kebijakan menjadi lebih baik karena semuanya berembuk," kata Agus Hermanto, Rabu (11/7).

Secara terpisah, Wakil Ketua Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar (PG) Bambang Soesatyo meminta agar jangan ada spekulasi macam-macam terkait pertemuan itu. Dia menyatakan itu karena tak ingin ada isu berkembang bahwa Airlangga ingin membuat koalisi baru dengan SBY.

"Saya berharap pihak luar tidak berspekulasi dan mengadu domba kami dengan Pak Jokowi," kata Bamsoet, sapaan akrabnya.

Bamsoet bahkan menilai bahwa pertemuan ketua umum partainya itu tidak menutup kemungkinan demi mengajak SBY mendukung Jokowi. Dipastikannya, Golkar tetap konsisten mendukung Jokowi, walaupun calon wakil presidennya bukan kader Golkar.

"Justru kami mengajak Pak SBY membangun bangsa bersama Pak Jokowi," katanya.

Bamsoet menyatakan PG mendukung Jokowi sepenuhnya untuk menentukan siapa yang akan mendampinginya. Termasuk nanti misalnya Jokowi mengambil nama dari luar partai politik.

Sementara Wakil Sekjen PDI Perjuangan, Eriko Sotarduga, menyatakan pihaknya tidak ingin berprasangka buruk soal pertemuan Airlangga dengan SBY. "Kami berprasangka baik saja," kata Eriko.

Eriko mengatakan, PDI Perjuangan menganggap Golkar sedang berupaya menjalin komunikasi politik dengan PD, yang bisa jadi beriti pada bersama-sama mendukung Jokowi.

"Barangkali Golkar mengajak Demokrat untuk bersama-sama menjadi koalisi daripada selama ini juga situasinya belum jelas kan begitu," kata Eriko.



Sumber: BeritaSatu.com