Golkar Hanya Dukung Airlangga Dampingi Jokowi

Golkar Hanya Dukung Airlangga Dampingi Jokowi
Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar Agung Laksono saat memberikan dukungan pasangan calon bupati Bogor Ade Ruhendi-Inggrid Kansil di Kantor DPD Golkar, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (2/7) malam. ( Foto: Beritasatu.com / Vento Saudale )
Vento Saudale / FMB Selasa, 3 Juli 2018 | 10:14 WIB

Bogor - Partai Golkar sudah bulat hanya mendukung Airlangga Hartarto mendampingi Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres 2019. Ketua Umum Golkar itu dianggap paling ideal menjadi calon wakil presiden Jokowi.

Hal itu dikatakan Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar Agung Laksono saat memberikan dukungan pasangan calon bupati Bogor Ade Ruhendi-Inggrid Kansil di Kantor DPD Golkar, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (2/7) malam.

"Baik dewan pembina, dewan pakar, DPD, dan DPC sudah bulat mendukung Airlangga mendampingi Jokowi dalam Pilrpes nanti. Partai Golkar hanya mengajukan satu calon, hanya Pak Arilangga," kata Agung.

Kata dia, keputusan tersebut sudah final dalam konsilidasi internal partai. Namun, langkah terakhir berada di tangan Jokowi. Partai pada saat ini hanya menunggu sinyal dari Jokowi untuk menentukan pendampingnya.

"Semuanya tinggal pak Jokowi. Bila dia (Jokowi) datang ke Golkar, ya kami hanya punya satu calon yakni Airlangga" jelasnya. Pendeklarasian pun akan dilakukan secepatnya, bila sudah ada kejelasan dari Jokowi.

Agung yang juga ketua umum pimpinan pusat kolektif (PPK) Kosgoro 1957 menyampaikan ada sejumlah pertimbangan yang membuat Airlangga ideal mendampingi Presiden Jokowi.

Melihat pertimbangan soliditas partai koalisi pendukung Presiden Jokowi dengan perhitungan peringkat dukungan dalam Pemilu 2014 lalu, maka Golkar sebagai partai peraih suara terbesar kedua di Pemilu 2014 sangat layak berpasangan dengan PDIP sebagai partai peraih suara terbanyak dan juga pengusung utama Presiden Jokowi.

Dalam hal ini, lanjut Agung, duet Presiden Jokowi dan Airlangga akan mampu mewakili mitra koalisi partai serta dapat diterima partai pendukung lain yang perolehan suaranya masuk kategori level menengah seperti PKB, Hanura, Nasdem dan lainnya.

Kedua, dari sisi elektoral, kata dia, Airlangga Hartarto juga akan memberikan suntikan elektoral bagi Jokowi di Pilpres 2019. Posisi Airlangga sebagai ketua umum partai, memiliki jaringan profesional dan berasal dari wilayah Jawa Timur yang merupakan basis kantung suara besar, dinilai sangat memungkinkan mendongkrak elektabilitas Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE