One Championship 2018

Naito Lawan Pacio Janjikan Duel Sengit

Naito Lawan Pacio Janjikan Duel Sengit
Yoshitaka Naito saat menghadapi Joshua Pacio dalam duel pertama ( Foto: One Championship )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Kamis, 20 September 2018 | 19:22 WIB

Jakarta - Perang urat syaraf ditebarkan petarung asal Jepang Yoshitaka Naito dan Joshua Pacio saat jelang duel ulang keduanya di Jakarta Convention Center, Sabtu (22/9) nanti. Ini disampaikan keduanya saat menggelar latihan terbuka One: Conquest of Heroes di Jakarta Muaythai Gym di Jakarta, Kamis (20/9). 

Yoshita Naito, juara dunia One Strawweight, mengaku dirinya sangat menaruh respek kepada Pacio yang disebutnya sebagai seorang atlet bela diri yang hebat dan bertalenta. Naito meyakini suatu hari, Joshua akan menjadi juara.

"Namun hari itu belum datang. Saat ini adalah giliran saya. Ia akan mendapatkan kesempatannya. Saat ini saya tengah berada di kondisi terbaik dalam karier saya dan saya sangat berharap dapat berjalan keluar arena dengan kemenangan hari Sabtu nanti, tanpa kurang apapun," ujar Naito usai latihan.

Diakui Naito, Pacio telah meningkatkan kemampuannya dengan cepat dua tahun terakhir sejak terakhir bertemu di atas ring. Namun Naito mengungkapkan dirinya juga telah membuat kemajuan. "Saya menjadi atlet bela diri yang lebih komplet saat ini. Ini akan menjadi pertarungan yang menarik pastinya, namun saya tetap akan menjadi juara pada akhirnya,” tambahnya.

Pemegang gelar Juara Dunia One Strawweight, Yoshitaka “Nobita” Naito adalah salah satu atlet bela diri paling sukses yang pernah ada dari Jepang. Hanya dalam waktu empat tahun sejak debutnya di 2012, Naito menaklukkan dunia seni bela diri Jepang yang sangat kompetitif, merebut gelar juara Shooto Flyweight. Sejak melakukan debut One Championship di 2016, Naito telah berhasil merebut gelar Juara Dunia One Strawweight dalam dua kesempaan, mengalahkan mantan juara Dejdamrong Sor Amnuaysirichoke dan Alex Silva. Naito saat ini

Sementara itu Pacio, penantang Gelar One World, mengatakan dirinya telah menunggu selama dua tahun untuk (pertarungan) ini. Selama penantiannya itu, dianya terus mengasah kemampuan.

"Tak dapat disangkal ini merupakan pertarungan terbesar dalam karier profesional saya. Saya merupakan petarung yang berbeda kali ini jika dibandingkan dengan pertama kali kami bertemu. Saya rasa saya akan memberikan banyak kejutan baginya dengan perubahan yang saya miliki," ujar Pacio.

Dia mengatakan sudah bekerja begitu keras dengan tim dan pelatih dalam mengembangkan strategi memenangkan pertarungan hari Sabtu nanti.

"Apa yang saya perlu lakukan hanyalah mengeksekusinya. Memenangkan gelar juara dunia sangat berarti bagi saya. Ini akan memberikan kesempatan bagi saya untuk mendapatkan kehidupan lebih baik untuk diri saya sendiri dan keluarga saya. Hanya kemenangan yang ada di pikiran saya untuk pertarungan ini.”



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE