Ini Ganjaran untuk Peraih Emas Asian Games

Ini Ganjaran untuk Peraih Emas Asian Games
Wakapolri yang juga Ketua Kontingen Asian Games Indonesia 2018 (Chef de Mission) Komjen Pol. Syafruddin Memantau Latihan Tim Polo Air Indonesia di Aquatic Center GBK, 1 Juni 2018. (Adi Prasetya/BeritaSatu.com) ( Foto: BeritaSatu.com / Adi Prasetya )
Heru Andriyanto / HA Rabu, 11 Juli 2018 | 23:45 WIB

Jakarta - Para atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas Asian Games ke-18 di Jakarta dan Palembang bulan depan akan mendapatkan bonus besar, bukan hanya uang tunai tetapi juga bisa ditambah rumah dan pekerjaan tetap di instansi pemerintah.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2018, Syafruddin, dalam audiensi dengan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Jakarta, Rabu (11/7).

"Bonusnya Rp 1,5 miliar dari pemerintah, ditambah rumah," kata Syafruddin. Selain itu, ada peluang bagi atlet berprestasi untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) yang akan diatur oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, tambahnya.

Selain PNS, para peraih medali ini juga diberi peluang untuk menjadi polisi, kata Syafruddin, yang juga menjabat wakil kepala Polri. Bagaimana dengan peluang menjadi tentara?

"Panglima sudah mengizinkan," jawabnya.

Peraih medali perak dan perunggu tentu juga akan mendapat bonus lumayan besar tetapi Syafruddin tidak merinci lebih jauh.

Target
Indonesia menargetkan posisi 10 besar dalam pesta olahraga se-Asia ini, dengan perolehan minimal 17 medali emas, kata Syafruddin.

"Hitung-hitungan kami untuk masuk 10 besar dibutuhkan antara 16 sampai 20 medali emas," ujarnya. Dia kemudian membeberkan potensi medali emas Indonesia antara lain di cabang olahraga bulutangkis, angkat berat, jet ski, karate, tae kwon do, judo, wushu, soft tennis, renang, dan voli pantai.

Target tersebut menurutnya cukup realistis dan bisa diraih.

"Dalam empat kali Asian Games terakhir kita di luar 10 besar, bahkan pernah ranking 22. Pertama kali (ikut Asian Games) di India kita ranking lima. Waktu menjadi tuan rumah tahun 1962 kita ranking dua," kata Syafruddin.

"Prestasi kita justru merosot pascareformasi (1998)," selorohnya.

Perhelatan akbar ini akan mempertandingkan 46 cabang olahraga dengan 445 event. Saat ini kontingen Indonesia diperkuat 834 atlet, tetapi daftar finalnya belum diumumkan.



Sumber: BeritaSatu.com