80% Lulusan BLK Makassar Terserap di Lapangan Kerja

80% Lulusan BLK Makassar Terserap di Lapangan Kerja
Beberapa peserta diklat di BLK Makassar ditemui wartawan, Rabu (10/4/2019). ( Foto: beritasatu.com / Edi Hardum )
Siprianus Edi Hardum / EHD Rabu, 24 April 2019 | 00:00 WIB

Makassar, Beritasatu.com - Sebanyak 80% lulusan Balai Latihan Kerja (BLK) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terserap di lapangan kerja, dan sebagiannya bekerja di luar negeri seperti Jepang, Brumenai, dan Malaysia. “Yang terserap di luar negeri adalah lulusan permesinan,” kata Pelaksana Tugas Kepala BLK Makassar, As’asdiah kepada wartawan di Makassar, Rabu (10/4/2019).

As’asdiah mengatakan, BLK Makassar terdiri dari 12 kejuruan seperti pariwisata, kelistrikan, permesinan, permebelan, informasi teknologi (IT) dan sebagainya.

Menurut As’asdiah, setiap tahun sebanyak 1.600 yang dididik dan dilatih (diklat) di BLK Makassar. “Yang datang diklat di sini datang dari berbagai Provinsi di Sulawesi bahkan dari luar Sulawesi seperti dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua. Dan yang datang diklat ke sini jelas pengangguran,” kata As’asdiah.

Menurut As’asdiah, selama ini anggaran untuk BLK Makassar sebesar Rp 80 miliar per tahun. “Untuk tahun 2019 ini anggarannya sebesar Rp 182 miliar. Kenapa tahun ini lebih besar ? Ya karena tahun 2019 ini pemerintah konsen dalam pembangunan sumber daya manusia,” kata dia.

As’asdiah mengatakan, BLK Makassar akan terus mengembangkan palatihan sesuai kebutuhan kerja atau industri. “Untuk mengetahui kebutuhan industri, kami secara berkala mendatangi industri-industri atau perusahaan-perusahaan," kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com