16 Tahun Bom Bali, Menkeu Australia dan Dubes Inggris Berdoa di Ground Zero

16 Tahun Bom Bali, Menkeu Australia dan Dubes Inggris Berdoa di Ground Zero
Menteri Keuangan Australia Josh Fraydenberg bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik, menghadiri peringatan bom Bali pada tahun 2002 yang bertempat di Monumen Groud Zero Bali, Legian, Kuta, Bali, Jumat (12/10). ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Jumat, 12 Oktober 2018 | 16:22 WIB

Kuta - Menteri Keuangan Australia Josh Fraydenberg bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik, menghadiri peringatan bom Bali pada tahun 2002 yang bertempat di Monumen Ground Zero Bali, Legian, Kuta, Bali, Jumat (12/10).

Keduanya memberikan penghormatan dan melakukan doa bersama di monumen tragedi bom Bali.

Josh Fraydenberg menyampaikan, bahwa hari ini adalah hari berduka karena 16 tahun yang lalu ada sebuah tragedi ledakan bom yang menewaskan warga dari berbagai negara termasuk Australia.

Karena itu, kata Menteri Josh, saat ini Indonesia dan Australia bekerjasama dengan erat untuk mencegah terorisme.

"Potensi ancaman teror terus ada seperti yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu. Namun, pemerintah Indonesia memiliki kapabilitas baik dalam menghadapi ancaman teror," kata Josh di Monumen Groud Zero Bali, Legian, Kuta, Jumat (12/10).

"Kami akan melanjutkan dukungan terhadap pemerintah Indonesia dalam memberantas masalah terorisme," tambahnya.

Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengatakan, pihak pemerintah Inggris bersama Indonesia dan Australia terus menjalin kerjasama keamanan dan pertahanan untuk mencegah terjadinya aksi terorisme.

"Kami telah menjalin kerjasama diantaranya pertukaran personel dan intelijen dengan Indonesia dan Australia. Kerjasama berlangsung setiap hari dengan saling bertukar informasi," ujar Malik.

Malik juga mengungkapkan, bahwa Inggris, Australia dan Amerika secara spesifik membantu mencegah terorisme dengan membuat sistem keamanan serta membukan training center di Semarang, Jawa Tengah.



Sumber: BeritaSatu TV
CLOSE