Gubernur Jateng Ancam Keluarkan Siswa Pengguna SKTM Palsu

Gubernur Jateng Ancam Keluarkan Siswa Pengguna SKTM Palsu
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ( Foto: Beritasatu Tv )
Aichi Halik / AHL Kamis, 12 Juli 2018 | 20:22 WIB

Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengancam mengeluarkan siswa dari sekolah masing-masing jika ketahuan menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) hasil rekayasa atau palsu.

Ancaman itu disampaikan Gubernur setelah dia mengaku menerima banyak laporan tentang penyalahgunaan SKTM pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Sebagian modus operandinya, orang tua yang sebenarnya mampu secara ekonomi, membuat SKTM untuk mendaftarkan anaknya demi mendapatkan keistimewaan.

”Kami awasi dengan ketat dan kalau masih nekat risiko lho ya. Kalau nanti ketahuan, mohon maaf harus pindah ke sekolah lain,” kata Ganjar di Semarang, Kamis (12/7).

Ganjar mengingatkan para orang tua murid untuk tidak mengajarkan kepada anak-anak mereka berbohong. Sudah banyak orang tua yang menarik SKTM mereka, ketika diberitahukan risiko jika ketahuan.

"Karena ini berkaitan dengan integritas, moralitas dan kejujuran. Maka jangan sampai memulai sistem belajar dengan kebohongan,” imbuhnya.

Dari hasil verifikasi yang dilakukan, masih ditemukan sejumlah SKTM yang tidak sesuai dengan kenyataan atau tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dari yang sebelumnya 78.065, jumlah SKTM yang tidak sesuai kenyataan masih terus bertambah menjadi 78.404.

Jumlah ini, dikatakan Ganjar, masih bisa berubah mengingat verifikasi masih terus dilakukan. Selain itu, tidak sedikit pula aduan dari masyarakat dan sejumlah laporan di lapangan yang masuk ke pihaknya.



Sumber: BeritaSatu TV
CLOSE