Kapolres Selingkuh dan Tilap Anggaran, Polri: Akan Dihukum

Kapolres Selingkuh dan Tilap Anggaran, Polri: Akan Dihukum
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Mako Brimob, Depok. ( Foto: Suara Pembaruan/Bhakti Hariani )
Farouk Arnaz / YUD Kamis, 12 Juli 2018 | 20:10 WIB

Jakarta - Mabes Polri angkat bicara soal kelakukan nakal dua Kapolres yang baru dicopot. Kedua tersebut adalah Kapolres Sanggau Kalbar AKBP Rachmat Kurniawan dan Kapolres Pangkep Sulsel AKBP Bambang Wijanarko.

“Itu laporan dari kapolda sehingga, karena kapolres kewenangan Mabes Polri untuk memutuskan tour of duty, setelah kita melakukan identifikasi sementara untuk pemeriksaan lebih lanjut mereka dimutasikan,” kata Karo Penmas Polri Brigjen M Iqbal di Mabes Polri, Kamis (12/7).

Keduanya kini nonjob di Polda masing-masing. Untuk Bambang, menurut Iqbal, diproses kode etik dan disiplin karena, “diduga melakukan pelanggaran displin yaitu ada dugaan selingkuh.”

Sedangkan Rachmat dimutasi karena dugaan salah dalam melakukan manajemen dukungan anggaran sebagai seorang kuasa pengguna anggaran di Polres.

“Kapolres diduga salah dalam manajemen dukungan anggaran selaku kuasa pengguna anggaran di Polres Sanggau,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, tak hanya mencopot Rachmat, pada saat bersamaan ternyata terbit surat mutasi untuk mencopot Bambang.

Bila Rachmat dimutasi secara mendadak karena dugaan penyalahgunaan dana pengamanan Pilkada Gubenur Kalbar di Sanggau, Bambang dimutasi karena punya hubungan khusus dengan Polwan anak buahnya.



Sumber: BeritaSatu.com