Din: Jokowi Diharapkan Menjadi Pemimpin Dunia Islam

Din: Jokowi Diharapkan Menjadi Pemimpin Dunia Islam
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima mushaf Alquran Hasil Tenunan Kain Sutra sepanjang 17 meter dari pengusaha Konghucu asal Malaysia, Tan Sri Lee Kim Yew. ( Foto: Beritasatu Tv )
Aichi Halik / AHL Kamis, 12 Juli 2018 | 16:15 WIB

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima mushaf Alquran Hasil Tenunan Kain Sutra sepanjang 17 meter dari pengusaha Konghucu asal Malaysia, Tan Sri Lee Kim Yew.

Mushaf tersebut berbentuk gulungan berwarna hijau, dan memuat satu juz Alquran.

Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antar-Agama dan Peradaban (UKP-DKAAP) Din Syamsuddin mengatakan, penyerahan mushaf Alquran itu mengandung sebuah pengakuan bahwa Presiden RI sebagai seorang pemimpin Islam.

"Penyerahnya menyampaikan kepada saya ada maksud tertentu, yakni pengakuan bahwa Presiden RI sebagai presiden negara dengan penduduk muslim terbesar dan mayoritas di dunia maka diharapkan beliau juga adalah seorang pemimpin Islam. Ini merupakan harapan," kata Din Syamsuddin usai mendampingi Jokowi menerima mushaf tersebut di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/07) malam.

"Mushaf ini pertama dan satu-satunya di dunia. Islam di Indonesia punya warna sendiri, Islam yang moderat sebagai jalan tengah yang berbeda dengan Islam di negara-negara lain,” imbuhnya.

Turut mendampingi Jokowi dalam penyerahan mushaf tersebut Menag Lukman Hakim Saifuddin, Din Syamsuddin, Ketum PBNU Said Aqil, dan Kim Yew.

Bagi Tan Sri Li Kim Yew, Indonesia adalah negara yagn sangat besar dan mayoritas berpenduduk muslim.

“Islam adalah agama terbaik di dunia. Alquran sebagai vitamin dan nutrisi jiwa yang tidak hanya bermanfaat bagi muslim, tapi juga non muslim,” tutup Tan Sri Li Kim Yew.



Sumber: BeritaSatu TV