3 Karakter Buwas Ini Perlu Dimiliki Kepala BNN Berikutnya

3 Karakter Buwas Ini Perlu Dimiliki Kepala BNN Berikutnya
Budi Waseso. ( Foto: Antara / Sigid Kurniawan )
Carlos Roy Fajarta / WBP Rabu, 14 Februari 2018 | 10:13 WIB

Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) pada 1 Maret mendatang akan memasuki masa pensiun. Di era kepemimpinan Buwas sejak September 2015, banyak prestasi ditorehkan BNN dalam memberantas narkoba yang dilakukan jaringan internasional maupun petugas lembaga pemasyarakatan (lapas).

Kabag Humas BNN, Kombes Pol Sulistyandriatmoko menyebutkan, ada tiga karakter Kepala BNN Budi Waseso yang membuat jajarannya bertindak optimal.

"Tiga syarat karakter yang mendukung keberhasilan BNN selama ini sudah ditunjukkan pak Buwas yakni komitmen, konsisten, konsekuen," ujar Sulistyandriatmoko, kepada Suara Pembaruan saat dihubungi Rabu (14/2).

Komitmen dan pengabdian Buwas dimulai ketika datang ke kantor sejak pukul 5.30 WIB dan pulang hingga larut malam untuk melakukan pemetaan dan koordinasi. "Tidak ada pekerjaan yang tidak terselesaikan di hari itu. Komitmen beliau untuk BNN luar biasa," kata dia.

Buwas berhasil membuat semua Kepala BNN Provinsi memiliki pangkat Brigjen (bintang satu). "Keberhasilan beliau yang paling terlihat mewujudkan satuan unit K9 khusus BNN," kata Sulis.

Buwas juga sudah mendorong agar balai rehabilitasi di Lido, Bogor, Jawa Barat layak menjadi pusat rehabilitasi narkoba nasional sekaligus pusat laboratorium narkotika. "Saat melakukan kunjungan daerah selalu disambut antusias pejabat daerah dan masyarakat. Artinya apa yang dibangun BNN selama ini sudah diakui," tambahnya.

Komitmen Buwas dalam mengemban jabatan BNN selama ini merupakan amanah yang sangat mulia karena menyelamatkan nyawa, anak bangsa, dan generasi muda Indonesia. Jabatan ini dirasakan Buwas lebih amanah dibandingkan jabatan lainnya di institusi kepolisian. "Tanggal 1 Maret beliau pensiun, namun semangat pak Buwas untuk memajukan BNN tidak surut," jelasnya.

Dalam mengambil keputusan, Buwas sudah menjalankan dengan konsekuen, seperti tembak mati bandar di tempat. Buwas juga selalu mengambil alih tanggung jawab serta konsekuensi apabila anak buahnya di lapangan terjerat hukum karena melakukan tindakan tegas kepada bandar narkoba.

"Kebijaksanaan bapak Buwas ini membuat moril anggota di lapangan sangat bagus, karena pak Buwas menggaransi kebijakan tembak di tempat bagi bandar narkotika," kata Sulis.

Ia berharap agar kandidat Kepala BNN ke depan bisa menjalankan tugas layaknya Buwas. Jika tidak, pamor BNN akan turun. Mengenai siapa sosok pengganti Buwas, Kabag Humas BNN ini tidak dapat menyebutkan nama-namanya.

"UU menyebutkan salah satu syaratnya merupakan anggota aktif Polri karena dalam menjalankan tugasnya, BNN berkoordinasi dengan kepolisian. Yang mengajukan bapak Kapolri dengan disetujui Presiden. Untuk nama calon pengganti pak Buwas saya belum bisa menyampaikan karena itu mendahului kebijakan pimpinan," tuturnya.



Sumber: Suara Pembaruan