Polisi Temukan Kejanggalan Mayat Dalam Karung di Waduk Pluit

Polisi Temukan Kejanggalan Mayat Dalam Karung di Waduk Pluit
Petugas menunjukkan pakaian korban yang jenazahnya ditemukan di pinggiran Waduk Pluit, Jakarta Utara pada Minggu (19/5/2019) di Mapolsek Metro Penjaringan. ( Foto: Beritasatu Photo / Carlos Roy Fajarta Barus )
Carlos Roy Fajarta / WBP Minggu, 19 Mei 2019 | 13:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polsek Metro Penjaringan Jakarta Utara menyelidiki penemuan mayat seorang perempuan di dalam karung di pinggir Waduk Pluit, Jakarta Utara yang saat ini jenazahnya sudah di bawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

Dari dalam karung, kepolisian menemukan korban bersama dua buah anting, dan sebuah gelang kaki. Korban awalnya ditemukan tiga orang saksi yang merupakan petugas pengerukan Waduk Pluit pada Rabu (15/5/2019) sekitar pukul 15.00.

"Saat ditemukan korban dalam kondisi tertelungkup hanya mengenakan pakaian dalam, seluruh tubuhnya dililit pakaian dan bra yang bukan ukuran korban," ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Kompol Mustakim, di markas Polsek Metro Penjaringan, Minggu (19/5/2019).

Dikatakan Kompol Mustakim, dari hasil pemeriksaan awal autopsi RSCM, ciri-ciri mayat korban memiliki tinggi 150 centimeter, umur 20-22 tahun dan memiliki rambut ikal dengan panjang sebahu.

Korban diduga sudah dibunuh sebulan terakhir, dan jenazahnya tidak langsung ditemukan karena tertutup lumpur pengerukan Waduk Pluit.

"Dari hasil autopsi ditemukan ada luka pada bagian tangan tempat dimana belatung keluar dari jenazah korban. Kemungkinan besar korban sudah dibunuh di lokasi lain kemudian di buang di Waduk Pluit ini," tambah Kompol Mustakim.

Diketahui korban menggunakan kaus berwarna oranye dengan gambar kalajengking, dan bercelana pendek.

Pihaknya tengah melakukan sketsa wajah dengan melibatkan inafis Polri.

"Di area dekat Taman Waduk Pluit itu sebenarnya ada kamera pengawas namun tidak ada kabelnya jadi siapa yang membuang di lokasi masih kita telusuri," lanjut Kompol Mustakim.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto meminta masyarakat yang merasa anggota keluarga maupun kerabatnya hilang untuk melaporkan ke kantor kepolisian terdekat.



Sumber: Suara Pembaruan