Polisi Tetapkan Augie Fantinus Tersangka

Polisi Tetapkan Augie Fantinus Tersangka
Augie Fantinus ( Foto: Dok SP / istimewa )
Bayu Marhaenjati / CAH Jumat, 12 Oktober 2018 | 20:28 WIB

Jakarta - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, menetapkan presenter Augie Fantinus sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik. Ini terkait unggahan rekaman video yang berisi oknum polisi diduga menjadi calo tiket pertandingan basket whellchair (bola basket pakai kursi roda) Asian Para Games 2018.

"Tersangka ya. Sudah tersangka. Iya kenanya ITE. Dia kan menyebarkan berita adanya calo tiket itu kan, yang ternyata pada kenyataanya tidak seperti itu," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Adi Deriyan, Jumat (12/10).

Dikatakan, penyidik menjerat Augie dengan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 27 ayat 3 Undang-undang ITE dan Pasal 310 juncto Pasal 311 KUHP. "Jadi (dugaan) pencemaran nama baik dan ITE," ungkapnya.

Ia menyampaikan, penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi terkait perkara ini. "(Barang bukti) HP, hasil rekaman itu, tangkapan layar medsos itu," katanya.

Diketahui, pemilik akun Instagram @augiefantinus mengunggah video berisi oknum polisi diduga menjadi calo tiket pertandingan basket whellchair, di Hall Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/10) kemarin.

Augie di dalam akun Instagramnya juga menuliskan, "Memalukan!!! Ini hari pertama gua ke GBK untuk support Timnas Basket Kursi Roda INDONESIA @jakartaswift.basketball di @asianpg2018....Bangga senang terharu sama antusias penonton yang penuh FULL HOUSE di lapangan basket senayan."

"Bahkan gue pun beli tiket bersama coach@hermanto1978 dan ngantri panjang untuk masuk ke dalam lapangan. Tapi gue kecewa dan emosi dengan kejadian ini! Polisi yang seharusnya tugas menjaga dan melayani masyarakat justru oknum polisi jadi calo. Ini Oknum! Pantaskah! Biar masyarakat yang menilai. Saya melakukan ini karena saya cinta Indonesia."

Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Roma Hutajulu, membantah kalau oknum polisi di dalam video itu menjual tiket secara ilegal atau menjadi calo tiket. "Saya tegaskan tidak benar," ujarnya, Kamis (11/10) kemarin.

Menurutnya, oknum anggota polisi itu sebenarnya bermaksud melakukan refund tiket ke tiket box.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE