Akhirnya, Program DP Nol Rupiah Resmi Diluncurkan

Akhirnya, Program DP Nol Rupiah Resmi Diluncurkan
Anies Baswedan. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / YUD Jumat, 12 Oktober 2018 | 18:30 WIB

Jakarta - Setelah groundbreaking sembilan bulan lalu, tepatnya pada 18 Januari 2018, akhirnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI resmi meluncurkan penjualan hunian rumah dengan tanpa muka (down payment/DP) nol rupiah hari ini, Jumat (12/10).

Pada peluncuran tersebut, Gubernur DKI, Anies Baswedan menamakan program hunian DP nol rupiah tersebut dengan nama Samawa, yang merupakan singkata dari Solusi Rumah Warga.

“Samawa ini terminologi yang insyaallah kalau kita dengar, langsung tahu maknanya. Maknanya adalah sebuah tempat yang di sana ada kedamaian, ada cinta kasih, ada kebahagiaan, ada ketenangan,” kata Anies di Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Dengan nama itu, Anies mengharapkan program ini akan membuat ketenangan bagi warga Jakarta. Bukan saja bisa punya rumah, tapi rumah yang ditempati kemudian menghasilkan sebuah suasana keluarga yang Samawa tadi.

Dijelaskannya, Pemprov DKI berupaya memberikan kemudahan bagi warga DKI Jakarta, khususnya yang berpenghasilan rendah, untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak huni, nyaman, dan tentunya dengan harga terjangkau.

Program hunian DP nol rupiah pun resmi diluncurkan berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 104 Tahun 2018 tentang Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Program ini melengkapi program perumahan dan permukiman Pemprov DKI yang sudah berjalan sebelumnya. Melalui fasilitas pembiayaan uang muka dari Pemprov DKI, warga yang berhak bisa mendapatkan hunian dengan langsung mencicil biaya bulanan.

“Program ini merupakan kepedulian Pemprov DKI Jakarta terhadap keadilan seluruh masyarakat Jakarta. Fasilitas pembiayaan uang muka dari Pemprov DKI Jakarta ini bisa membantu keterbatasan sebagian masyarakat memperoleh rumah karena adanya down payment (DP)," ujarnya.

Pada tahap awal, hunian DP nol rupiah, Klapa Village menyediakan 780 unit dalam dua tipe rumah. Hunian tipe 21 tersedia sebanyak 420 unit dan tipe 36 berjumlah 360 unit. Harga jual tiap unit tipe 21 Rp 184,8 juta hingga Rp 213,4 juta dan tipe 36 dipatok Rp 304,92 juta hingga Rp 310 juta per unit.

“Tahap pertama ini kami siapkan 780 unit, nantinya tidak hanya di Klapa Village, tetapi juga akan tersebar di lokasi lainnya. Cicilan bulanan juga sudah dihitung agar tidak memberatkan penerima manfaat," terangnya.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE