Peraih Medali Para Renang APG Dapat Logam Mulia

Peraih Medali Para Renang APG Dapat Logam Mulia
Atlet para renang Indonesia yang meraih prestasi di Asian Para Games 2018 mendapat apresiasi dari McDonald’s dan air mineral Prim-a. ( Foto: Beritasatu Photo / Hendro D Situmorang )
Hendro D Situmorang / JAS Rabu, 17 Oktober 2018 | 21:27 WIB

Jakarta - Atlet para renang Indonesia yang meraih prestasi pada Asian Para Games 2018 meraih penghargaan khusus McDonald’s dan air mineral Prim-a menjadi official partner dari ajang kompetisi olahraga tersebut.

Penghargaan logam mulia itu sebesar 100 gram emas untuk peraih medali emas, 70 gram emas peraih medali perak dan 50 gram emas medali perunggu. Selain itu, untuk manajer tim dan para pelatih juga diberikan hadiah logam mulia masing-masing sebesar 10 gram emas.

Para atlet yang diberikan apresiasi ini adalah Syuci Indriani, Jendi Pangabean, Guntur, Aris, Steven Sualang Tangkilisan, Suriansyah, dan Zaki Zulkarnain. Tak hanya itu, seluruh atlet, manajer tim dan para pelatih juga diberikan voucher makan di McDonald’s selama satu tahun.

“Kami meyakini bahwa para atlet Indonesia di ajang Asian Para Games 2018 telah berjuang keras untuk meraih kemenangan dan akan terus berusaha meraih impian untuk menorehkan prestasi bagi Indonesia, tak hanya di ajang Asian Para Games tapi juga di kejuaraan-kejuaraan lain,"  ujar Director of Marketing Communications & CBI McDonald’s Indonesia Michael Hartono, di Jakarta, Rabu (17/0).

"Para atlet telah membuktikan bahwa kekurangan fisik bukanlah halangan dan alasan untuk menyerah. Filosofi pantang menyerah, berani bermimpi dan berani untuk percaya ini sama dengan filosofi yang dianut oleh McDonald’s,” Michael menambahkan.

Lipin selaku Director of Operation PT Sinar Sosro sebagai produsen Air Mineral Prim-a mengatakan pihaknya percaya pada kekuatan dari dalam diri sendiri. Untuk menemukan kekuatan dari dalam diri maka harus mengalahkan semua hal yang dianggap tidak mungkin. Percaya pada diri sendiri merupakan sumber kekuatan kehidupan.

"Hal inilah yang ditunjukkan oleh atlet-atlet Asian Para Games. Di mana atlet difabel mampu melampaui keterbatasan diri mereka dan merefleksikan kekuatan dari dalam diri mereka untuk menginspirasi semua orang. Atlet-atlet Asian Para Games merupakan true testimony atas apa yang dicita-citakan.

Dengan berpartisipasi dalam ajang Asian Para Games 2018, kami berharap semua orang untuk mencapai kesuksesan dan mengejar mimpi melampaui batas bisa dilakukan siapapun termasuk para atlet difabel,” jelasnya.

Apresiasi juga diberikan kepada Nor Aimah dan Laura Aurelia Dinda Sekar Devanti, 2 atlet renang yang sejak awal memang sudah menjadi brand ambassador McDonald’s untuk ajang Asian Para Games 2018 ini. Nor Aimah dan Dinda masing-masing mendapatkan 50 gram emas dan voucher makan selama 1 tahun.

“Laura Dinda dan Nor Aimah kami pilih karena mereka berani mempunyai mimpi besar dan mengalahkan keterbatasan dengan tidak mengeluh dan terus berjuang. Mereka adalah sosok yang sangat inspiratif dan dapat menjadi contoh bagi generasi muda Indonesia agar tidak menyerah dan selalu berjuang terhadap apa yang diyakininya,” tambah Michael Hartono.

Pada Asian Para Games 2018 ini, Laura Dinda dan Nor Aimah telah berusaha untuk memberikan yang terbaik di seluruh nomor pertandingan namun memang belum berhasil menyumbang medali untuk Indonesia.

Laura Dinda, gadis asal Solo ini sebelumnya pernah mencatatkan rekor 1:30:27 di kelas gaya bebas 100 m wanita dan menjadi penyumbang medali emas pertama pada ASEAN Para Games 2017 di Malaysia.

Kontingen Indonesia berhasil menempati peringkat 5 dengan perolehan medali 37 emas, 47 perak dan 51 perunggu.



Sumber: Suara Pembaruan