Run For Heart Beat 2018 Kampanyekan Program Menari

Run For Heart Beat 2018 Kampanyekan Program Menari
Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki), Rumah Sakit Jantung Harapan Kita dan Yayasan Jantung Sehat menggelar event Run For Heart Beat 2018, di Jakarta, Kamis 20 September 2018. ( Foto: Beritasatu Photo )
Chairul Fikri / FER Kamis, 20 September 2018 | 19:13 WIB

Jakarta - Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki), Rumah Sakit Jantung Harapan Kita dan Yayasan Jantung Sehat, akan menggelar kegiatan Run For Heart Beat 2018 yang rencananya akan digelar Minggu (23/9) mendatang.

Kegiatan lomba lari ini, dimaksudkan untuk megkampanyekan program Meraba Nadi Sendiri (Menari) sebagai cara mudah untuk mendeteksi dini gangguan penyakit jantung.

Ketua PP PERKI, Dr Ismoyo Sunu, SpJP (K), mengungkapkan, penderita penyakit jantung yang disebabkan gangguan fibrilasi atrial atau gangguan detak jantung semakin tinggi, lantaran pengetahuan masyarakat akan tanda-tanda penyakit tersebut masih minim.

"Oleh sebab itu, kami bermaksud untuk menggelar event lomba lari ini sebagai upaya kampanye untuk mengenal sejak dini tanda-tanda penyakit jantung melalui program Menari atau Meraba Nadi Sendiri," ungkap Dr Sunu saat menggelar jumpa pers di RS Jantung Harapan Kita, Jakarta, Kamis (20/9).

Dr Sunu menambahkan, kegiatan lari rencananya akan digelar dalam dua kategori, lari 5 kilometer dan 2,5 kilometer, sebagai upaya pemberian pengetahuan kepada masyarakat tentang bahaya gangguan detak jantung yang dapat menyebabkan strok dan kematian mendadak.

"Melalui kegiatan ini, kita berupaya untuk memberikan pelajaran dan pengertian untuk mendeteksi gangguan penyakit ini kepada semua pihak. Harapannya, penderitanya akan berkurang karena masyarakat mempu mendeteksinya sejak dini dengan mengubah pola hidup dan pola makannya," jelasnya.

Sejauh ini, kata Dr Sunu, sudah ada sebanyak 1.200 peserta yang ikut serta dalam kegiatan ini. "Selain lomba lari, kita juga menggelar panggung musik, dan pemeriksaan EKG (rekam irama jantung) secara cuma-cuma kepada masyarakat," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE