Mantan Teman Main Romario Faria Meninggal Mengenaskan

Mantan Teman Main Romario Faria Meninggal Mengenaskan
Valdiram Caetano de Morais ( Foto: Marca.com )
Alexander Madji / AMA Selasa, 23 April 2019 | 13:09 WIB

Sao Paulo, Beritasatu.com - Hidup naas ternyata tidak hanya dialami oleh mantan atlet-atlet Indonesia setelah pensiun. Hidup naas juga dialami oleh mantan pesepakbola profesional Brasil, Valdiram Caetano de Morais.

Ia ditemukan meninggal secara mengenaskan pada usia 36 tahun di jalanan Kota Sao Paulo, Brasil, pada Sabtu (20/4/2019) lalu. Diduga, ia menjadi korban pembunuhan dan tiga tersangka pelakunya sudah ditahan oleh aparat kepolisian.

Valdiram Caetano de Morais pernah bermain bersama legenda sepakbola Brasil, Romario, di Vasco da Gama 13 tahun silam. Pada 2006, ia juga pernah tercatat sebagai top skor Liga Brasil.

Hanya saja, gaya hidupnya di luar lapangan tidak secemerlang ketika ia mengolah bola di atas lapangan hijau. Hidup yang ugal-ugalan itu membuatnya dijuluki "anak jelek" alias bad boy.

Sejak meninggalkan Vasco da Gama, ia gonta ganti klub dan bermain di 18 klub berbeda hingga 2011. Karier sepakbolanya juga berakhir pada tahun itu karena gaya hidup yang buruk di luar lapangan.

Lama tak bermain dan "akrab" dengan gaya hidup buruk, peluang untuk kembali beraksi di lapangan hijau datang lagi pada 2017 ketika Atletico de Bahia menerimanya untuk kembali bermain. Sayang, ia berkelahi dengan pelatihnya sendiri sehingga ia harus berlatih dan bermain untuk tim cadangan.

Setelah itu, Valdiram benar-benar pensiun dari sepakbola. Ketika gantung sepatu, kebiasaan buruknya tidak berubah. Ia menenggak minum-minum keras dan obat-obatan terlarang.

Pada awal 2018, hidup Valdiram Caetano de Morais betul-betul mengenaskan dan menjadi anak jalanan. Tidak punya tempat tinggal yang tetap. Mendengar kondisi seperti ini, Vasco da Gama mencoba membawanya ke panti rehabilitasi. Sayang, upaya ini sia-sia. Pada Juni 2018, ia kembali lagi ke jalanan dan mengulangi kebiasaan lama menenggak alkohol dan obat-obatan terlarang.

Menurut media Brasil Globoesporte, sebagaimana dikutip Marca.com, terakhir ia muncul ke publik lewat akun Youtube. Dalam tayangan itu, ia meminta mantan rekan-rekannya di Vasco da Gama untuk membantunya karena tidak punya uang dan tidak punya tempat tinggal lagi.

Sabtu pekan lalu, Globoesporte memberitakan bahwa Valdiram ditemukan meninggal dunia secara mengenaskan. Diduga ia jadi korban pembunuhan. Lebih tragis lagi, tidak ada anggota keluarganya yang datang untuk memastikan bahwa itu benar-benar jenazah Valdiram Caetano de Morais.



Sumber: Suara Pembaruan