Terduga Pelaku Teror di Bogor Berubah dalam 4 Bulan Terakhir

Terduga Pelaku Teror di Bogor Berubah dalam 4 Bulan Terakhir
Sejumlah personel polisi berjaga di lokasi penggerebekan terduga teroris Endang alias Abu Rafi (51) di Nangewer, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/5/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Vento Saudale )
Vento Saudale / JAS Sabtu, 18 Mei 2019 | 12:47 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Terduga pelaku teror Endang alias Abu Rafi (51) dikenal warga sebagai warga pribumi asli Cibinong, Kabupaten Bogor. Menurut kalangan warga setempat, Endang berubah dalam empat bulan terakhir.

Ketua RT setempat, Tatang menuturkan, rumah Endang yang digerebek polisi berada di ujung gang. Hanya ada dua rumah yang berdekatan dengan rumahnya dan Endang tinggal bersama lima anaknya.

"Sesudah ditinggal istri pertamanya, Endang kini tinggal bersama istri kedua dan tinggal berdekatan dengan rumah sanak saudara dari istrinya. Dia (Endang) baru nikah, istrinya bercadar dan agamis banget, selebihnya kami nggak pernah curiga,” kata Tatang, Sabtu (18/5/2019).

Menurut Tatang, kediaman Endang yang berada di pojok dan akses jalan buntu itu pun kerap luput dari perhatian warga sekitar. Tatang pun menduga memang Endang sengaja memilih rumah yang berada di ujung jalan dan berhadapan dengan kebun.

"Ia karena jarang sekali warga yang lalu lalang depan rumah Endang," Tatang menuturkan.

Endang pun dikenal asli warga Nangewer, Cibinong dan menetap lama di rumah tersebut. Tatang, yang mengaku merupakan teman kecil Endang, mengaku melihat perubahan Endang yang mulai agamis sejak empat bulan terakhir.

Perubahan yang kentara dari Endang jarang bergaul dengan warga sekitar. Aktivitas kesehariannya hanya keluar rumah pagi hari untuk menjadi juru parkir dan pulang sebelum petang.

"Paling cuma parkir aja, selebihnya nggak pernah keluar rumah,” kata Tatang.

Detasemen Khusus 88 Antiteror kembali melakukan olah lokasi penangkapan terduga teroris Endang alias Abu Rafi (51) di kediamannya di RT di RT02/03, Kelurahan Nangewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Pantauan di lokasi, sejak Sabtu (18/5/2019) pagi puluhan polisi gabungan Mabes Polri dan Polres Bogor sudah berada di lokasi. Tepat di mulut gang lokasi ke rumah Endang pun sudah digaris polisi untuk membatasi akses warga berlalu lalang.

Sekitar pukul 10.00, kendaraan taktis milik gegana pun tiba di lokasi. Beberapa pasukan khusus pun bergerak membawa terduga menuju kediaman Endang.

Sebelumnya, Detasemen 88 Antiteror menangkap terduga teroris jaringan ISIS di RT02/ RW03 Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Jumat (17/2019).

Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar Andy M Dicky mengatakan, dalam penangkapan tersebut petugas mengamankan seorang pria terduga teroris berinisial E alias AR (51).

“Penangkapan sekitar pukul 15.30, sampai saat ini masih dilakukan olah TKP oleh jibom dari Gegana Korps Brimob,” kata Dicky.

Dicky mengatakan, selain mengamankan tersangka aparat kepolisian juga mengamankan beberapa bahan baku dan bahan jadi peledak yang dibuat secara rumahan di antara lain adalah TATP dan Nitrogliserin.

Lebih jauh Dicky mengatakan, barang bukti yang diamankan yakni berbagai macam bahan dasar kimia untuk merakit bom, berbagai jenis senjata tajam, rangkaian detonator dan buku-buku cara merakit bom serta buku jihadis.



Sumber: BeritaSatu.com