Perekam Video Pria Ancam Jokowi Dijerat UU ITE

Perekam Video Pria Ancam Jokowi Dijerat UU ITE
Santai Hadapi Ancaman Hermawan, Jokowi: Sabar ( Foto: Youtube.com/BeritaSatu / BSTV )
Bayu Marhaenjati / YUD Jumat, 17 Mei 2019 | 09:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, telah melakukan penahanan terhadap tersangka IY, perempuan yang merekam dan menyebar video aksi tersangka Hermawan Susanto yang mengancam akan membunuh Presiden Jokowi. Dia dijerat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Ya sudah dilakukan penahanan 20 hari ke depan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (17/5/2019).

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian menyampaikan, tersangka IY tidak dikenakan Pasal 104 KUHP terkait makar, namun dijerat Undang-undang ITE karena hanya merekam dan menyebarkan video.

"Hanya Pasal 27 ayat 4 Juncto Pasal 45 ayat 4 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE " ungkapnya.

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan IY sebagai tersangka terkait tindakan merekam dan menyebarkan video aksi tersangka Hermawan yang mengancam Presiden Jokowi.

IY ditangkap di Grand Residence City, Cluster Prapanca 2, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/5/2019). Pada saat ditangkap yang bersangkutan mengakui kalau telah menyebarkan video itu melalui aplikasi WhatsApp.



Sumber: BeritaSatu.com