Polri: Tidak Ada Napi Teroris di Palu yang Kabur

Polri: Tidak Ada Napi Teroris di Palu yang Kabur
Ilustrasi terduga teroris. ( Foto: Antara )
Farouk Arnaz / YS Jumat, 12 Oktober 2018 | 15:04 WIB

Jakarta--Mabes Polri memastikan tidak ada napi dan tahanan terorisme yang kabur pascagempa-tsunami di Palu pada Jumat, 28 September lalu. Sebab, pada Rabu (26/9) atau dua hari sebelum gempa, seluruh napi teroris sudah dibawa ke Lapas super maximum security di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

“Hari Rabu, seluruh napi teroris, sebanyak 7 orang sudah dievakuasi ke Nusakambangan. Wadirpidum Polda Sulteng bersama Wakasat Brimob Polda Sulteng (saat gempa) tidak ada di tempat (Palu) karena masih di Nusakambangan. Jadi mereka semua aman,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Bogor, Jumat (12/10).

Dedi melanjutkan, operasi Tinombala mengejar jaringan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso diperpanjang, tapi tidak terpusat dan dilaksanakan dengan kekuatan Polda setempat.

“Operasinya yang ditingkatkan saja oleh Polda setempat. Masih ada sembilan orang pelaku teror yang masih diburu,” sambungnya.

Hingga saat ini memang ada 1.236 napi dan tahanan yang masih buron. Mereka lari dan kabur dari Lapas Palu, Rutan Maesa, Lapas Donggala, dan Lapas Parigi.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE